Sumatera Selatan

Udara Palembang Masih Masuk Level Berbahaya

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 23 Okt 2026 09:31 WIB
Foto: Ilustrasi kabut asap Palembang (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Palembang -

Kualitas udara di wilayah Palembang masih berada pada level hitam atau kategori berbahaya, Jumat (23/10/2026). Angka PM2.5 berkisar 300 hingga hampir mencapai 900 µg/m³.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan buruknya kualitas udara masih terjadi imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumsel.

"Konsentrasi PM2.5 mencapai angka tertinggi pada pukul 02.00 WIB, yakni sebesar 898,2 µg/m³. Angka tersebut kemudian menurun menjadi 857,2 pada pukul 03.00 WIB," ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Meski mengalami penurunan, konsentrasi PM2.5 masih tergolong tinggi. Hingga pukul 08.00 WIB, angkanya tercatat sebesar 301,3 µg/m³. Kategorinya juga masih berbahaya.

Wandayantolis menyebut, kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas udara di Palembang masih perlu diwaspadai, meskipun konsentrasi polutan mulai menurun pada pagi hari.

"Buruknya kualitas udara ini masih diduga kuat berkaitan dengan dampak karhutla di wilayah OKI dan sekitarnya," katanya.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan selama kualitas udara masih buruk dan menggunakan masker ketika beraktivitas

"Masyarakat tetap diimbau menggunakan masker untuk mengurangi dampak terpapar asap secara langsung dan mengurangi aktivitas luar ruangan," jelasnya.



Simak Video "Video: Perjuangan Warga Menembus Asap, Jarak Pandang Terbatas Bahayakan Lalu Lintas"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork