Dua pekerja penggali sumur di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yakni berinisial H (42), dan A (40) tewas dalam sumur sedalam 12 meter. Saat ini, jenazah kedua korban sudah dievakuasi petugas.
Peristiwa itu terjadi di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Muara Enim, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Keduanya diduga kehilangan kesadaran akibat adanya gas berbahaya di dalam sumur, tetapi penyebab pasti kematian belum terkonfirmasi.
Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM Situmorang mengatakan kejadian bermula saat H hendak memperdalam sumur atau mencari sumber mata air menggunakan pipa paralon.
"H turun ke dalam sumur menggunakan tali dengan bantuan anggota keluarganya. Namun, setelah mencapai dasar sumur, korban tiba-tiba pingsan," ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Melihat H tidak sadarkan diri, A berusaha memberikan pertolongan dengan ikut turun ke dalam sumur. Namun, A juga mengalami pingsan setelah berada di dasar sumur.
Saksi yang berada di lokasi kemudian meminta pertolongan dan menghubungi pemilik rumah. Pemilik rumah selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Bhabinkamtibmas untuk membantu mengevakuasi kedua korban. Kedua korban berhasil dikeluarkan dari sumur sekitar pukul 12.50 WIB.
"Setelah dievakuasi, keduanya dibawa ke RS Rabbain Muara Enim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan adanya gas berbahaya di dalam sumur masih memerlukan kepastian dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian," ujarnya.
Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan visum et repertum maupun autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan.
"Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," katanya.
Dia mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat bekerja dalam sumur atau ruang tertutup. Warga diminta memastikan kondisi udara dan menggunakan peralatan keselamatan yang memadai sebelum melakukan pekerjaan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak nekat turun ke dalam sumur untuk menolong orang yang pingsan tanpa perlengkapan yang sesuai. Pertolongan sebaiknya diserahkan kepada petugas terlatih guna mencegah jatuhnya korban tambahan," imbaunya.
Simak Video "Video Kronologi 3 Pekerja Tewas di Tongkang, Diduga Keracunan Gas"
(csb/csb)