Round Up

Jeritan Warga Kabut Asap Selimuti Palembang: Sesak Napas dan Mata Perih

Tim detikSumbagsel - detikSumbagsel
Senin, 05 Okt 2026 09:00 WIB
Kabut Asap Selimuti Palembang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang -

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan. Warga pun mengeluhkan sesak napas, mata perih dampak dari kabut asap tersebut.

Salah satu warga bernama Nina (22) mengaku mengalami mata perih saat berkendara ketika asap pekat menyelimuti Palembang.

Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti Palembang lebih pekat dari sebelumnya dan sangat berbahaya.

"Sudah beberapa hari ke belakang cukup pekat asapnya, kalau sedang bermotor kadang mata terasa perih. Jadi kalau bukan karena kerja saya hanya di rumah, mengurangi aktivitas di luar karena untuk menjaga kesehatan," katanya, Minggu (4/10/2026).

Hal senada dikatakan warga lainnya bernama Neni (56) yang merasa cemas dan sakit akibat kabut asap dari karhutla.

Bahkan, kata dia, sudah satu Minggu kebakaran karhutla di dekat rumahnya kawasan Talang Jambi. Akibat kebakaran itu, membuat warga cemas.

"Aduh Pak, kami sudah sesak napas, mata perih sudah seminggu karhutla dekat perumahan kami ini, terkadang api membesar malam hari kami tidak bisa tidur karena khawatir nanti merambat ke rumah," ujarnya.

Dia berharap pemerintah untuk fokus menangani karhutla ini agar tidak meluas ke wilayah-wilayah lainnya.

"Kami berharap betul sama pemerintah agar fokus penyelesaian karhutla ini," katanya.

Sementara itu, warga Palembang lainnya Amalia (37) juga mengaku hal yang sama mengalami sesak napas dan perih pada mata.

"Ya sesak napas, Pak, sama mata perih akibat asap dari karhutla ini," ungkapnya.

Asap pekat menyelimuti Palembang ini, kata dia, yang terparah dari sebelumnya dan pekatnya terjadi pada pagi, malam serta dini hari.

Dia meminta pemerintah untuk fokus mengatasi karhutla, sehingga masalah kabut asap segera berakhir.

"Beberapa hari ini kabut asap memang parah. Harapannya semoga pemerintah dapat menyelesaikan karhutla sehingga kabut asap segera hilang," harapnya.



Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork