Jika Terjadi Gempa Megathrust, Ini yang Harus Dilakukan!

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Selasa, 29 Sep 2026 23:00 WIB
Ilustrasi mitigasi bencana jika terjadi gempa megathrust. (Foto: Getty Images/recep-bg)
Palembang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengimbau masyarakat Indonesia mengenai keberadaan 14 segmen zona megathrust di sepanjang wilayah kepulauan Indonesia. Imbauan ini disampikan sebagai bentuk edukasi awal guna membendung risiko bencana dan membekali masyarakat dengan langkah penyelamatan diri yang tepat.

Secara teknis geologis, Indonesia terletak di titik pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia yang membentuk berbagai zona subduksi raksasa. Hal inilah yang membentuk 14 segmentasi sumber gempa megathrust di Indonesia dengan estimasi potensi magnitudo maksimum berkisar antara M 7,8 hingga M 9,2.

BMKG menegaskan bahwa penyampaian potensi gempa megathrust bukanlah sebuah prediksi bahwa bencana dahsyat akan terjadi dalam waktu dekat, melainkan ajakan untuk membangun budaya kesiapsiagaan bencana secara mandiri dan berkelanjutan.

Tiga Pilar Utama Mitigasi Gempa dan Tsunami

BMKG menekankan pentingnya tiga langkah kesiapsiagaan terstruktur guna meminimalkan risiko kerusakan fisik maupun jatuhnya korban jiwa saat gempa bumi megathrust melanda.

Berikut tiga pilar utama mitigasi bencana yang perlu diterapkan:

  • Konstruksi Tahan Gempa: Pembangunan rumah tinggal dan fasilitas publik yang wajib memenuhi standar teknis tata bangunan tahan gempa serta tsunami.
  • Edukasi dan Literasi Publik: Pengetahuan masyarakat terkait pemahaman jalur evakuasi, penentuan titik kumpul aman, hingga penyediaan Tas Siaga Bencana (TSB) mandiri di tiap rumah tangga.
  • Pemberdayaan Masyarakat (Tsunami Ready Community): Pembentukan komunitas lokal di wilayah pesisir yang tangguh dan responsif terhadap potensi bahaya serta sistem peringatan dini tsunami.



Simak Video "Video: BMKG Buka-bukaan Soal Prediksi Turun Hujan di Indonesia"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork