Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin terus dilakukan secara bersama-sama. Selain mengerahkan tim gabungan, proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar.
Pemadaman Karhutla di Dusun 5 Trans Lampung, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Muba, Sabtu (19/9) dipimpin langsung oleh Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan.
Tim gabungan yang terlibat terdiri dari personel Kodim 0401/Muba, Batalyon TP 948/SS, Manggala Agni, BPBD, KPH, Kecamatan Bayung Lencir, RPK PT Tekciko, TRC, RPK PT HBM, KMPA Bromo Sakti, KMPA Manggala Sakti, serta masyarakat sekitar.
"Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak dan yang paling penting adalah memastikan api dapat dikendalikan dan dilakukan pendinginan agar tidak kembali menyala. Keterlibatan masyarakat cukup besar dalam upaya pemadaman kali ini," ujar Dimas Kurniawan.
Ia menjelaskan, adapun lokasi yang terbakar merupakan kawasan lahan gambut dengan vegetasi berupa belukar, sawit dan karet. Areal tersebut masuk dalam wilayah HGU PT Tekciko yang selama ini telah dikelola masyarakat.
"Sekitar 40 warga turut membantu bersama personel gabungan, ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian dan gotong royong seluruh elemen masyarakat," tuturnya.
Selain upaya pemadaman, upaya pencegahan juga menjadi perhatian, dimana tim memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah pembakaran lahan, khususnya di tengah kondisi lahan gambut yang mudah terbakar dan berpotensi membuat api kembali muncul.
"Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan pendinginan di lokasi, pengecekan titik api, pendataan dan dokumentasi kondisi lapangan," katanya.
Simak Video "Video Situasi Karhutla Terkini: Titik Api di Kalimantan Naik, Sumatera Turun"
(dai/dai)