Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Tungkal Jaya, TNI, pemerintah kecamatan, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sinar Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kebakaran tersebut berdampak pada lahan sekitar 2 hektare.
Penanganan dilakukan pada Minggu (6/9) setelah terdeteksi satu titik panas di wilayah Desa Sinar Tungkal. Tim mulai mendatangi lokasi.
Pengecekan dipimpin Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Imamsyah bersama sejumlah unsur turut terlibat, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, personel Yon TP 948 SS Bayung Lencir, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pihak perusahaan, serta masyarakat.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api utama sudah dalam kondisi padam. Meski demikian, masih terdapat beberapa titik kecil yang mengeluarkan asap sehingga petugas langsung melakukan pendinginan dan pemadaman untuk mencegah api kembali membesar.
"Lahan yang terbakar merupakan milik warga berinisial AN. Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar 2 hektare," kata Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).
Hutahaean mengungkapkan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Pemilik lahan dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap awal mula munculnya api.
Tim juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan memasang plang Satreskrim Polres Muba sebagai bagian dari proses penyelidikan.
"Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat. Petugas memastikan sisa bara dan titik api ditangani agar kebakaran tidak kembali meluas," ungkapnya.
Sementara itu , Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Imamsyah juga mengingatkan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap lahan, terutama setelah terjadi kebakaran. Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Warga juga diminta segera melapor kepada kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan atau mengetahui pihak yang diduga terlibat dalam pembakaran," katanya.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi kendala akses. Lokasi titik api tidak memiliki jalan yang memadai sehingga mobilisasi personel dan pengiriman air ke area kebakaran menjadi sulit.
Polsek Tungkal Jaya menyatakan penanganan karhutla akan terus dilakukan bersama TNI, pemerintah, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat sebagai langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas serta mengurangi dampaknya terhadap warga.
Simak Video "Video: Blak-blakan Komisi IV DPR Soal Luasan Lahan Terbakar di 2026"
(dai/dai)