Sumatera Selatan

ISPU Palembang Terus Meningkat, Pemkot Palembang Gelar Salat Istisqa

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 29 Agu 2026 12:34 WIB
Pemkot Palembang gelar Salat Istisqa (Foto: Istimewa/Humas Pemkot)
Palembang -

Pemerintah Kota Palembang menggelar Salat Istisqa di halaman Rumah Dinas Walikota Palembang, Sabtu (29/8/2026). Salat meminta hujan itu dilakukan di tengah meningkatnya indeks standar pencemaran udara (ISPU) akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan perlu diwaspadai.

Salat yang diikuti ratusan orang itu dilakukan secara khusyuk oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, masyarakat, dan para ustaz dan ustazah. Mereka memanjatkan doa kepada Allah SWT. Imam salat adalah Ahmad Tarmizi Muhaimin

"Kita mengajak seluruh jajaran pegawai ASN dan masyarakat untuk bersama-sama bermunajat mengetuk pintu langit agar Allah SWT mengijabah doa dan menurunkan hujan yang bermanfaat bagi Kota Palembang," ujar Walikota Palembang Ratu Dewa.

Dia mengatakan ISPU di Palembang berada di angka 158 atau menempati peringkat ke-17. Kondisi itu menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh elemen masyarakat.

"Dampak kebakaran hutan dan lahan saat ini sudah cukup luas. Di Palembang ada 3 titik kecamatan yang paling rawan yakni di Kecamatan Gandus, Kertapati, dan Ilir Barat I. Pemkot Palembang telah berupaya secara maksimal dan berjibaku di lapangan untuk mengatasi titik-titik api tersebut," ujar Dewa.

Dia mengimbau masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat dan disiplin mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Mengingat kabut asap masih terus terjadi hingga kini.

Selain itu, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Palembang juga masih tinggi. Kasusnya saat ini didominasi oleh kelompok usia produktif 15-59 tahun.

Sementara itu, Imam Salat Istisqa Ahmad Tarmizi Muhaimin menyampaikan imbauan agar seluruh jemaah senantiasa memperbanyak istigfar dan zikir.

Dia menekankan, musibah dan ujian kekeringan yang dihadapi harus disikapi sebagai momentum peningkatan ketakwaan serta evaluasi kolektif dalam menjaga keseimbangan alam.

Dia juga berharap Palembang segera dikaruniai curah hujan yang merata guna memadamkan titik api dan memulihkan kualitas udara secara permanen.



Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "

(csb/csb)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork