Tiga kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung dalam sehari. Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas membakar sampah yang ditinggalkan hingga api merambat ke lahan kering.
Danton Damkarmat Bandar Lampung, M Subehi mengatakan tiga kebakaran itu terjadi di Kecamatan Labuhan Ratu, Kemiling, dan Tanjung Karang Barat pada Selasa (25/8/2026).
"Informasi dari warga dan pamong, api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan. Kondisi angin cukup kencang sehingga api mudah merambat," kata Subehi.
Kebakaran pertama terjadi di Jalan Kencana Jaya, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, sekitar pukul 10.53 WIB. Api membakar lahan kosong dengan luas sekitar 50 x 50 meter.
Damkar mengerahkan satu unit mobil dan empat personel. Petugas tiba sekitar pukul 10.57 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 11.40 WIB dengan menggunakan satu tangki air.
Kebakaran kemudian terjadi di Jalan Terusan Ragom Gawi III, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling. Lahan yang terbakar mencapai sekitar tiga hektare.
"Untuk yang di Kedaung, luas lahan yang terbakar sekitar tiga hektare. Kami kerahkan lima unit dan 18 personel untuk melakukan pemadaman," ujar Subehi.
Pemadaman berlangsung hingga pukul 14.20 WIB. Petugas menggunakan empat tangki air untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat. Api membakar area pohon bambu seluas sekitar 10 x 6 meter.
Sebanyak tiga unit mobil dan 16 personel dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.50 WIB setelah petugas menggunakan dua tangki air.
Subehi mengimbau warga tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terlebih saat kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang.
"Kami mengimbau masyarakat kalau membakar sampah jangan ditinggalkan. Pastikan apinya benar-benar padam, karena kondisi angin dan lahan kering bisa membuat api cepat membesar," katanya.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian dalam tiga kejadian kebakaran tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Simak Video " Video Kebakaran di Hutan Ranu Kembar Gunung Semeru"
(dai/dai)