Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas warga, salah satunya yakni saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Palembang, Minggu (23/8/2026) pagi. Namun pelaksanaan CFD tetap ramai oleh warga.
Salah satu peserta CFD, Riska (23) mengatakan ia tidak menyangka saat ini asap dari karhutla sudah terlihat dan dapat dirasakan. Akibat banyaknya asap, Nadia memutuskan untuk pulang dan tidak melanjutkan berolahraga guna menjaga kesehatan.
"Sudah tahu kalau sudah mulai ada kabut asap, tapi saya kira tidak terlalu tebal. Tadi sempat berolahraga sebentar, tapi memutuskan untuk pulang karena asapnya cukup tebal, jadi kita pilih pulang aja," katanya, Minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap asap akibat karhutla segera hilang dan berangsur mereda, menurutnya, oalah raga sangat penting untuk menjaga kesehatan, namun apabila bila asap tebal ditakuti akan berdampak pada kesehatan salah satunya pernapasan.
"Tadi tidak membawa masker, kalau olahraga menggunakan masker juga rasanya aneh. Iya sebenarnya olahraga bagus, tapi kalau ada asap gini mending dirumah aja dulu atau olahraga dirumah, takutnya nanti kalau memaksakan akan berdampak pada kesehatan pernapasan," ujarnya.
Hal serupa disampaikan, Akbar (24) ia menjelaskan walaupun asap karhutla sudah memasuki kota akan tetapi dia tetap memilih berolahraga di luar ruangan. Namun tidak begitu lama.
"Olahraga penting bagi kesehatan dan menjaga stamina, tapi kalau ada asap gini tetap olahraga diluar tapi hanya sebentar saja. Sudah olahraga langsung pulang. Sekarang musim panas juga jadi banyak-banyak minum biar tidak dehidrasi," ujarnya.
Diduga asap yang masuk ke wilayah Kota Palembang berasal dari karhutla di Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir (OI). Dari informasi yang diterima, saat ini tim gabungan masih berupaya memadamkan api di wilayah OKI, sementara di Ogan Ilir tim tetap bersiaga.
