Lahan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, terbakar pada Rabu (8/7/2026). Luas lahan yang terbakar berkisar 12 hektare. Manggala Agni dan pihak terkait lainnya turun melakukan pemadaman.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan karhutla di Ogan Ilir seluas 10 hektare berhasil dipadamkan. Sedangkan di OKI lahan seluas 2 hektare masih terbakar dan pemadaman dilanjutkan Kamis (8/7/2026).
"Karhutla di Ogan Ilir terjadi di Desa Pulau Semambu dan Sungai Rambutan di Kecamatan Indralaya Utara, seluas 10 hektare. Karhutla di wilayah ini dapat dikendalikan dan api berhasil dipadamkan sejak terbakar pukul 12.21 WIB hingga selesai pemadaman pukul 16.00 WIB," ujar Ferdian.
"Sementara karhutla di OKI terjadi di Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur. Karhutla di wilayah ini terjadi di lahan gambut seluas 2 hektare dan belum padam," sambungnya.
Ferdian menyebut, lahan yang terbakar berupa vegetasi semak belukar, belidang, tegakan gelam, purun, dan sawit. Lahan yang terbakar merupakan milik masyarakat. Untuk penyebab karhutla belum diketahui.
"Luas yang di padamkan baru sekitar 0,5 hektare. Selain menerjunkan personel Manggala Agni dan dibantu masyarakat, upaya pemadaman juga dilakukan oleh helikopter water bombing. Status api belum padam, dibutuhkan pemadaman lanjutan," ungkapnya.
Dia menyebut, pemadaman tak dilanjutkan pada saat kondisi gelap atau malam hari. Hal itu membahayakan personel yang bertugas.
"Pemadaman malam tidak kami sarankan untuk wilayah OKI. Keselamatan anggota pastinya yang paling penting. Besok akan dilanjutkan mopping up, tadi masih ada potensi asap kecil namun sudah magrib, jadi kami tarik pasukan dulu," jelasnya.
Simak Video "Memeragakan Fashion Show Kerajinan Purun Bersama Warga Desa Burai Sumatera Selatan "
(dai/dai)