Penyaluran bantuan sosial (bansos) bulan Juni 2026 menyelesaikan pencairan tahap kedua atau triwulan II. Masyarakat dapat memantau secara berkala melalui link cek bansos Juni 2026.
Bansos Juni 2026 mencakup beberapa program, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN). Setiap bantuan memiliki lini masa dan jadwal pencairan yang bervariasi.
Khusus untuk bansos PKH dan BPNT, proses penyalurannya dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dengan skema tiga bulan sekali. Artinya, dalam kurun waktu satu tahun, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima dana bantuan sebanyak empat kali tahapan.
Aturan Terbaru Penerima Bansos Juni 2026
Pada bulan lalu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengumumkan adanya penambahan penerima bansos sebanyak 470 ribu lebih. Mereka adalah KPM yang masuk dalam perubahan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Penerima baru tersebut merupakan masyarakat yang belum mendapatkan bantuan pada tahap pertama. Gus Ipul juga menjelaskan setiap triwulan, Kemensos akan menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Perubahan data penerima bantuan adalah sesuatu hal yang wajar.
Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 70 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaruan data.
Simak Video "Video: Mensos Ungkap 869 Ribu Peserta PBI-JK Sudah Aktif Lagi"
(mep/mep)