Sumatera Selatan

Hotspot Naik, Belasan Hektare Lahan di Sumsel Terbakar

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 29 Mei 2026 22:30 WIB
Karhutla yang terjadi di PALI, Sumsel. (Foto: Istimewa/BPBD Sumsel)
Palembang -

Belasan hektare lahan di Sumatera Selatan (Sumsel) terbakar. Kebakaran terjadi seiring dengan meningkatnya hotspot di Bumi Sriwijaya.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan karhutla terjadi Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Banyuasin (Muba), dan Banyuasin pada Kamis (28/5/2026).

Karhutla yang terjadi diketahui berdasarkan laporan patroli udara hingga diturunkan helikopter water bombing ke wilayah yang terbakar.

"Iya, karhutla terjadi di beberapa wilayah Sumsel kemarin. Upaya pemadaman dilakukan oleh satgas darat dan udara," ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Karhutla di PALI terjadi di Abab dan Penukal Abab. Luas lahan terbakar di wilayah ini diperkirakan mencapai 4,5 hektare. Pemadaman dilakukan satgas udara dengan 47 kali water bombing di lahan yang terbakar. Karhutla di lokasi ini berhasil dipadamkan.

Karhutla di Muba, terjadi di Sungai Keruh dan Plakat Tinggi. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare. Pemadaman dilakukan dengan 17 kali water bombing dan berhasil dipadamkan.

Di Muratara, karhutla terjadi di Karang Dapo sekitar 1 hektare. Pemadaman dilakukan dengan 20 kali water bombing dan berhasil dipadamkan.

Sementara pemadaman melalui satgas darat dilakukan di Muara Enim, usai menerima laporan patroli udara. Karhutla terjadi di lahan seluas 1 hektare dan berhasil dipadamkan.

Di Ogan Ilir, karhutla terjadi di Rantau Alai seluas sekitar 1 hektare. Pemadaman dilakukan satgas darat dan berhasil dipadamkan.

Sementara di Banyuasin, juga terpantau asap dari area persawahan. Wilayah Muba lainnya, tepatnya di Sekayu juga terpantau asap dari luas lahan sekitar 2 hektare.

"Total ada 3 helikopter water bombing yang diturunkan untuk melakukan 68 kali water bombing," ungkapnya.

"Kita mengimbau masyarakat dan perusahaan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran besar. Selain itu, warga yang berada di sekitar kawasan hutan dan perkebunan diminta segera melapor jika menemukan asap atau titik api," sambungnya.



Simak Video "Video: Kemenhut Mulai Siaga Antisipasi Karhutla Akibat El Nino 2027"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork