Wacana pembangunan flyover di kawasan Pasar Tempel, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mulai menemui titik terang. Bupati OKU Teddy Meilwansyah bergerak cepat dengan mendatangi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Perkeretaapian Ir Allan Tandiono menyatakan siap membantu secara maksimal percepatan pembangunan flyover di koridor Jalan Kolonel Burian Pasar Tempel Baturaja.
Flyover itu diusulkan untuk mengatasi kemacetan kronis akibat perlintasan sebidang kereta api yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Allhamdulillah permasalahan kemacetan akibat perlintasan sebidang di Pasar Tempel mulai menemui titik terang. Pak Dirjen sudah mendengarkan laporan kami dan beliau siap membantu secara all out untuk merealisasikan pembangunan flyover," kata Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Rabu (13/5/2026).
Menurut Teddy, perlintasan tersebut merupakan jalur vital yang menjadi urat nadi aktivitas warga OKU hingga masyarakat dari kabupaten tetangga.
"Kami menyampaikan sejumlah opsi percepatan pendanaan proyek. Salah satu opsi yang muncul yakni melibatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah OKU,"ungkapnya.
Selain itu, DJKA juga membuka peluang agar proyek flyover tersebut diusulkan masuk daftar prioritas Bappenas untuk pendanaan APBN tahun 2027.
"Upaya kami sudah sampai ke Danantara. Untuk pembebasan lahan di luar aset PJKA kami siap. Instruksi Pak Dirjen akan segera kami tindak lanjuti," ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Bupati OKU. Menurutnya, persoalan perlintasan sebidang kini memang menjadi perhatian pemerintah pusat dan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Kami akan mengkaji usulan ini bersama Bappenas dan Tim CSR Nasional. Silakan siapkan draft MoU, termasuk terkait pembebasan dan kepemilikan aset. Setelah itu kita akan undang semua pihak, termasuk BUMN dan swasta, untuk rapat koordinasi agar proyek ini segera terealisasi," ujar Allan.
Ia berharap pembangunan flyover tersebut dapat tuntas di masa kepemimpinan Teddy Meilwansyah.
"Kami akan undang Pemprov, Danantara, PT KAI, PT Bukit Asam, Semen Baturaja, PT SSP, Geotermal dan perusahaan lainnya di OKU. Untuk dana konstruksi kita upayakan melalui CSR," tegasnya.
(csb/csb)











































