Empat kecamatan di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, yang terkena banjir mulai surut. Saat ini akses jalan di daerah tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara Mugono mengatakan dari data terakhir yang dicatat pihaknya, ada 41 desa dan kelurahan yang terdampak banjir tersebut. Daerah tersebut berada di Kecamatan Karang Jaya, Karang Dapo, Rupit, dan Rawas Ilir,
"Dari laporan terbaru (12/5/2026), tercatat ada 15.929 KK dengan total 53.741 jiwa terdampak banjir. Kemudian ada 13.967 unit rumah terendam dimana 35 unit rusak berat serta hanyut, 11 rumah rusak sedang, dan 101 rumah rusak ringan," katanya, Selasa (12/5/2026).
Kemudian, kata Mugono, ada 4 jembatan gantung yang putus yakni di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman. Sementara jembatan gantung di Desa Batu Gajah mengalami rusak sedang.
"Dari data terbaru juga, banjir ini merendam 10 puskesmas pembantu, 7 polindes, 47 sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, 25 masjid, 11 mushola, 27 kolam, 30 hektare sawah, 920 hektare kebun, 11 unit perkantoran, dan 27 kolam perikanan," ungkapnya.
Mugono mengatakan hanya ada satu korban jiwa dalam peristiwa ini yakni Shanum Aqila Fitri (3) yang dilaporkan tenggelam di genangan banjir di dalam rumahnya Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit.
Meskipun begitu, saat ini banjir tersebut sudah mulai surut dan akses jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan.
"Kondisi terkini, empat kecamatan tersebut sudah kering dan akses jalan juga sudah bisa dilalui semua kendaraan. Meskipun begitu, kami masih melakukan monitoring situasi bencana banjir di Muratara," tuturnya.
Simak Video "Video: Keluarga Tes DNA untuk Identifikasi Korban Kecelakaan Bus ALS VS Truk"
(csb/csb)