- Tips Berhenti Menjadi People Pleaser 1. Tanamkan Mindset untuk bisa Menjaga Diri Sendiri 2. Paham Jika Kita Tidak Dapat Membuat Semua Orang Senang 3. Ketahui Jika Konflik Tidak Selalu buruk 4. Beri Jeda Sebelum Mengiyakan 5. Berani untuk Mengatakan Tidak 6. Jangan Meminta Maaf atas Kesalahan yang Tidak Dilakukan 7. Coba Self-Talk Positif
Istilah people pleaser merujuk pada seseorang yang cenderung sulit menolak permintaan orang lain. Kondisi ini kerap terjadi karena keinginan untuk disukai atau menghindari konflik.
Meski sadar jika permintaan tersebut tidak selalu bermanfaat dan dapat mengganggu waktu pribadi, banyak orang tetap merasa tidak enak untuk menolak. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa berdampak pada kelelahan fisik maupun mental.
Oleh karena itu, penting untuk memahami batasan diri dan mulai belajar mengatakan tidak. Berikut detikSumbagsel sajikan 7 cara berhenti menjadi people pleaser. Yuk, simak!
Tips Berhenti Menjadi People Pleaser
Dilansir dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), Psikolog UGM, Smita Dinakaramani membeberkan sejumlah tips supaya individu dapat berhenti menjadi people pleaser, antara lain:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tanamkan Mindset untuk bisa Menjaga Diri Sendiri
Mengutamakan diri sendiri bukan berarti menjadi egois sebab kebahagiaan orang lain bukanlah tanggung jawab utamamu dan jangan menjadikannya sebagai beban.
2. Paham Jika Kita Tidak Dapat Membuat Semua Orang Senang
Penting untuk memahami untuk tidak memaksakan diri secara terus menerus supaya kita selalu disukai oleh orang lain karena hal itu hanya mengakibatkan kelelahan fisik dan mental.
"Pahami tidak semua orang akan menyukai kita. Impossible bisa menyukai orang 100%, bahkan orang terdekat kita pun ada hal-hal yang tidak kita sukai," jelas Smita.
3. Ketahui Jika Konflik Tidak Selalu buruk
Menyampaikan pendapat yang berbeda dengan komunikasi yang sehat justru dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan perspektif yang lebih luas.
4. Beri Jeda Sebelum Mengiyakan
Tahan diri agar tidak spontan menerima setiap ajakan atau permintaan bantuan. Misalnya, saat rekan kerja meminta bantuan, jangan langsung menerima. Ambil jeda waktu untuk berpikir apakah kamu benar-benar memiliki kapasitas dan waktu untuk membantu.
5. Berani untuk Mengatakan Tidak
Menolak hal yang tidak sesuai dengan perasaan maupun keinginan diri sendiri bukan berarti menjadi orang yang buruk atau menjatuhkan orang lain.
"Belajar pelan-pelan, coba sampaikan pendapat yang kita inginkan dahulu dan baru setelah itu menolak. Misal saat diminta untuk lembur sampai jam 9 malam, sampaikan saya keberatan kalau lembur sampai jam 9 malam karena masih harus mengurus keluarga di rumah dan tawarkan bagaimana jika lemburnya hanya sampai jam 6 saja," katanya.
6. Jangan Meminta Maaf atas Kesalahan yang Tidak Dilakukan
Dilansir dari laman Siloam hospital, sebaiknya hindari mengucapkan kata maaf untuk hal yang tidak detikers lakukan. Selain mencegah sifat people pleaser, hal ini juga dapat melatih orang lain supaya bisa bertanggung jawab untuk perbuatannya.
7. Coba Self-Talk Positif
Usahakan untuk selalu berkata positif pada diri sendiri. Ingatkan jika kamu juga berhak untuk memiliki waktu untuk diri sendiri.
Kamu tidak perlu merasa terbebani dengan seolah-olah selalu harus berkewajiban memberikan waktu dan tenaga kamu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri.
Demikian informasi mengenai 7 cara untuk stop menjadi people pleaser. Hayo, bagi detikers yang masih merasa seperti ini, yuk usahakan mulai sekarang beranikan diri. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































