Herman Deru Resmikan 17 Jembatan di 8 Kabupaten Sumsel

Sumatera Selatan

Herman Deru Resmikan 17 Jembatan di 8 Kabupaten Sumsel

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 09 Mei 2026 21:30 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan jembatan.
Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan jembatan. (Foto: Istimewa/Pemprov Sumsel)
Musi Rawas -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meresmikan 17 jembatan yang ada di delapan kabupaten Sumsel. Jembatan yang dibangun menjadi upaya Pemprov Sumsel memperpendek jarak antarwilayah, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Peresmian jembatan ditandai dengan penandatanganan prasasti di Jembatan Air Temelat, Desa Ciptadadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jumat (8/5/2026).

Ke-17 jembatan itu di OKU Timur yakni Jembatan Sukaraja, Air Tuha, Air Cempaka, dan Bantan Pelita. Di Ogan Ilir Jembatan Air Rasau Bentang, Jembatan STA 01+600 Tanah Abang, dan STA 03+100 Tanah Abang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian di OKI-Banyuasin Jembatan Air Sugihan. Di OKU Jembatan Air Serami dan Jembatan Air Serami Kecil. Muara Enim Jembatan Lembak Kecil V. PALI Jembatan Air Baung dan Jembatan Air Seloyan. Lalu di Mura Jembatan Air Tambangan, Air Benakat, Air Siamang, dan Air Temelat.

"Alhamdulillah, dalam beberapa minggu ini saya beberapa kali ke Musi Rawas. Tadi Kepala PU menjelaskan, jembatan dari PALI sampai Simpang Semambang Mura jumlahnya 33 jembatan. Insya Allah masih ada dua lagi yang akan dibangun. Artinya, saat ini sudah 31 jembatan yang dibangun dan ini akan terus berjalan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pelayanan publik dan konektivitas antarwilayah di Sumsel.

"Mudah-mudahan apa yang kita perbuat ini bermanfaat bagi masyarakat Sumsel dan kita selalu bisa memberikan pelayanan serta pembangunan terbaik bagi daerah," tambahnya.

Kata Deru, pembangunan infrastruktur di Mura berangkat dari sejarah panjang wilayah Mura, Lubuklinggau, dan Muratara. Jarak tempuh ke wilayah tersebut dari Palembang mencapai 11 jam perjalanan.

"Dulu sering muncul cerita soal pemekaran Sumsel karena jaraknya terlalu jauh. Kemudian timbul pemikiran bagaimana mendekatkan wilayah ini. Salah satunya dengan pembangunan jalan dan jembatan yang memang sudah diinginkan para pemimpin sebelumnya," jelasnya.

Herman Deru mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut dapat terealisasi setelah pihaknya berupaya meyakinkan pemerintah, termasuk Kementerian Kehutanan, serta memanfaatkan kebijakan refocusing anggaran pada masa pandemi Covid-19.

"Sekarang kita sudah merasakan manfaatnya walaupun belum sempurna karena masih ada dua jembatan lagi yang akan dibangun secara bertahap. Sekarang akses sudah lebih dekat. Saya ingat waktu pertama diresmikan, banyak masyarakat bersyukur sampai memotong kambing dan lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Mura Ratna Machmud mengatakan pembangunan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membangun wilayah. Termasuk pembangunan 33 jembatan di ruas jalan PALI-Mura.

Menurutnya pembangunan jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk akses pendidikan, kesehatan, maupun mendorong pertumbuhan perekonomian lokal.

"Ini berarti Pak Gubernur sangat memperhatikan Kabupaten Mura. Banyak pembangunan yang telah dilakukan, seperti rumah sakit dan infrastruktur lainnya," tukasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads