Transaksi Kendaraan Baru di Lampung Capai Rp 2,5 Triliun

Lampung

Transaksi Kendaraan Baru di Lampung Capai Rp 2,5 Triliun

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 02 Mei 2026 09:30 WIB
Penjualan mobil di Indonesia tahun 2024 menunjukkan tanda-tanda kelesuan. Hingga September 2024, penjualan mobil nasional baru menyentuh angka 633.218 unit.
Foto: Ilustrasi mobil baru (Pradita Utama)
Lampung -

Daya beli masyarakat di Provinsi Lampung menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026. Hal itu tercermin dari meningkatnya pembelian kendaraan bermotor baru sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, jumlah kendaraan baru yang dibeli masyarakat naik 21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada triwulan I 2025, tercatat sebanyak 32.858 unit kendaraan baru, sedangkan pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi 39.817 unit. Artinya, ada tambahan sebanyak 6.959 unit kendaraan baru yang beredar di Lampung dalam tiga bulan pertama 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bapenda Lampung, Saipul, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator menguatnya daya beli masyarakat sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi daerah.

"Pembelian kendaraan bermotor sebagai barang tahan lama menunjukkan kemampuan finansial masyarakat yang semakin baik, didukung kemudahan akses pembiayaan dan optimisme terhadap perekonomian daerah," kata Saipul dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

ADVERTISEMENT

Tak hanya dari sisi volume, nilai transaksi pembelian kendaraan baru di Lampung juga terbilang besar. Sepanjang triwulan I 2026, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun.

Rinciannya, transaksi kendaraan roda dua diperkirakan mencapai Rp 1,03 triliun, sementara kendaraan roda empat menyumbang sekitar Rp 1,49 triliun.

Menurut Saipul, perputaran uang sebesar itu turut menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perusahaan pembiayaan, asuransi, dealer kendaraan, bengkel, hingga perdagangan suku cadang.

"Selain itu, transaksi ini juga berdampak positif terhadap penerimaan daerah melalui pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor," ujarnya.

Peningkatan pembelian kendaraan baru ini dinilai tak hanya mencerminkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat, tetapi juga menjadi salah satu indikator membaiknya aktivitas ekonomi di Lampung.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads