Kemarau Lebih Panjang, Sumsel Siaga Hadapi Ancaman Karhutla

Sumatera Selatan

Kemarau Lebih Panjang, Sumsel Siaga Hadapi Ancaman Karhutla

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 25 Apr 2026 18:00 WIB
Ilustrasi Musim Kemarau
Ilustrasi kemarau (Foto: Getty Images/iStockphoto/happy8790)
Palembang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di Sumatera Selatan (Sumsel), datang lebih awal. Pemerintah pun diminta waspada untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BMKG Sumse Wandayantolis mengatakan musim kemarau tahun ini datang lebih awal, yakni mulai Mei 2026, dengan intensitas kekeringan yang lebih tinggi dari biasanya.

"Mulai Mei kita sudah masuk kemarau. Puncaknya akan sangat kering dengan curah hujan di bawah normal," katanya saat Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutbunla yang digelar di Auditorium Pemprov Sumsel, Jumat (24/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wandayantolis menjelaskan, kondisi tersebut diperparah oleh fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) pada semester kedua, yang membuat uap air bergerak ke Samudera Hindia dan Afrika, sehingga wilayah Indonesia menjadi lebih kering.

Menurutnya, April masih menjadi puncak musim hujan dengan curah hujan tinggi. Namun memasuki Mei hingga Juni, suhu akan meningkat seiring masuknya musim kemarau.

ADVERTISEMENT

"Bahkan hingga September curah hujan masih rendah. Hujan diperkirakan kembali turun pada akhir Oktober," ungkapnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan peringatan tersebut bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai dasar langkah pencegahan dini.

"Karhutla bukan persoalan biasa karena berdampak besar pada kesehatan masyarakat. Kita pernah mengalami ISPU di atas ambang batas. Tahun ini kita harus satu persepsi agar pencegahan lebih efektif," tegasnya.

Sementara itu, Sekda Palembang, Aprizal Hasyim, mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Kita harus siap menghadapi musim kemarau yang mulai terasa di bulan Mei," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads