Wali Kota Palembang Ratu Dewa menargetkan seluruh sekolah di wilayahnya memiliki zona selamat sekolah (ZoSS). Hal itu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan khususnya di area sekolah.
Salah satu daerah yang rawan kecelakaan yakni di persimpangan SD Negeri 110, di Jalan Musi Raya Timur, Kecamatan Sako, Palembang.
Bahkan, sebelumnya sempat terjadi insiden seorang anak sekolah yang tertabrak mobil saat pulang sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita targetkan seluruh sekolah di Palembang nantinya memiliki zona selamat sekolah. Ini penting demi keselamatan anak-anak kita," katanya saat meninjau lokais, Senin (20/4/2026).
Diketahui, peninjauan ini dilakukan setelah banyaknya laporan masyarakat terkait tingginya angka kecelakaan di lokasi tersebut.
Kata dia, untuk lokasi di depan SD Negeri 110 Palembang, Ratu Dewa memastikan penanganan sudah mulai dilakukan, termasuk pemasangan zebra cross dan penataan lalu lintas di sekitar persimpangan.
Ratu Dewa mengatakan berdasarkan pantauannya di lapangan, kepadatan kendaraan yang tinggi serta minimnya marka dan rambu lalu lintas menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
"Ini menjadi perhatian serius. Apalagi lokasinya berada di depan sekolah yang aktivitasnya cukup padat setiap pagi dan siang hari," ungkapnya.
Dewa mengungkapkan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Palembang untuk segera melakukan penanganan di titik-titik rawan kecelakaan, khususnya di area sekolah.
Menurutnya, penerapan ZoSS menjadi langkah konkret dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah yang kerap menyeberang jalan.
"Kami minta dishub menjadikan ini sebagai atensi. Setiap persimpangan, terutama yang berada di kawasan sekolah dan padat aktivitas, harus dibuatkan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk meminimalisir risiko kecelakaan," tegasnya.
Sementara itu salah satu wali murid SD Negeri 110 Palembang Daeng mengaku senang dengan langkah cepat pemerintah kota dalam merespons keluhan masyarakat.
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota. Dengan adanya zebra cross ini, pengendara jadi lebih hati-hati, dan anak-anak juga lebih aman saat menyeberang," ujarnya.
Daeng berharap ke depan pengawasan lalu lintas di kawasan sekolah terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami berharap kalau bisa tempat yang rawan di jam sibuk anak pergi dan pulang sekolah ada anggota dishub yang berjaga," ungkapnya.
(csb/csb)











































