Kutil merupakan salah satu masalah kulit yang cukup sering dialami banyak orang. Meski terlihat sepele, kutil ternyata termasuk jenis tumor jinak yang disebabkan oleh infeksi virus.
Kutil muncul akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang dapat menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung, seperti berbagi barang pribadi atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi.
Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai apa itu kutil, penyebab, hingga cara menghilangkannya. Yuk, simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu Kutil?
Dilansir dari laman Puskesmas Perampuan, kutil merupakan ketidaknormalan pada kulit yang sifatnya jinak akibat infeksi Human papillomavirus (HPV). Virus ini menginfeksi lapisan luar kulit, memicu pertumbuhan sel berlebih sehingga terbentuk benjolan.
Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung (menyentuh kutil), kontak tidak langsung (menyentuh benda mati yang terkontaminasi), atau auto-inokulasi (menyebar dari satu tempat ke tempat lain).
Kutil biasanya dapat mudah didiagnosa dengan pemeriksaan visual, tapi saat kutil mulai dicurigai sebagai kelainan kulit lain, pemeriksaan penujang harus dimulai dari dermoskopi, pengikisan lapisan atas hingga biopsi dan pengobatan kutil yang disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien.
Umumnya kutil tidak berbahaya, tetapi terdapat beberapa jenis kutil yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan pada bagian tubuh tertentu.
Apa Saja Penyebab Kutil?
Masih di sumber yang sama, penyebab utama kutil adalah infeksi virus Human papillomavirus (HPV), dan kutil juga dapat ditularkan dari orang lain, ataupun benda mati dengan kondisi berikut:
- Menyentuh secara langsung kulit seseorang yang terinfeksi HPV.
- Menyentuh/tersentuh oleh benda atau permukaan yang telah terkontaminasi, seperti alat gym, handuk, dan sebagainya.
- Menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya, misalnya melalui garukan.
Cara Mencegah Kutil
Dilansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, berikut sejumlah cara untuk meminimalkan risiko penyakit ini.
- Memberlakukan pola hidup sehat, seperti rutin mencuci tangan, terlebih jika sudah kontak langsung dengan penderita.
- Hindari penggunaan pakaian atau handuk dengan orang lain.
- Hindari menyentuh bagian kulit yang mengalami infeksi untuk mencegah penyebaran virus.
- Menjaga kelembapan kulit pada tangan dan kaki; dan
- Mendapatkan vaksinasi HPV sesuai jadwal.
Apakah Ada Cara untuk Menghilangkan Kutil?
Umumnya kutil tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan khusus akan tetapi jika kutil terasa nyeri atau menganggu penampilan, maka kutil dapat diatasi dengan sejumlah cara.
Dilansir dari laman Ciputra Hospital, berikut sejumlah metodenya.
1. Perawatan dengan Nitrogen Cair (Cryotherapy)
Cara ini termasuk metode yang kerap digunakan para dokter untuk membekukan kutil. Meski sedikit menyakitkan, metode ini cukup efektif untuk mengangkat kutil.
Setelah cairan nitrogen diberikan, kutil kemudian akan membeku dan membentuk lepuhan di bawahnya. Dalam kurun waktu seminggu, kutil akan mengelupas sendirinya dari kulit.
2. Operasi Pembedahan
Prosedur ini dipilih apabila pengobatan kutil sebelumnya tidak berhasil. Dokter akan memberikan bius lokal, kemudian mengangkat kutil menggunakan pisau bedah.
Tindakan ini cukup efektif untuk menghilangkan kutil akan tetapi cara ini akan meninggalkan bekas luka atau jaringan parut.
3. Perawatan Laser
Laser juga dapat digunakan untuk menghilangkan kutil dengan cara menghancurkan jaringan yang terinfeksi. Kutil akan rontok setelah jaringan yang terkena virus dihancurkan laser.
Meski cara ini cukup populer, tetapi efektivitasnya masih terbatas dan belum terbukti. Selain itu cara ini juga masih tetap menimbulkan rasa sakit dan bekas luka.
Demikian informasi mengenai apa itu kutil, penyebab, hingga cara menghilangkannya. Semoga bermanfaat ya detikers
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































