Habbatussauda dikenal sebagai salah satu bahan herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini juga disebut sebagai jintan hitam atau Nigella Sativa, yakni biji kecil berwarna hitam yang memiliki berbagai kandungan bermanfaat bagi tubuh.
Dilansir dari Healthline, habbatussauda mengandung antioksidan tinggi serta senyawa bioaktif seperti thymoquinone dan minyak atsiri. Kandungan tersebut diyakini berperan dalam menjaga kesehatan sekaligus membantu mendukung pengobatan berbagai penyakit.
Meski demikian, penting diketahui bahwa habbatussauda bukan obat utama, melainkan hanya sebagai pendamping terapi medis.
Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan
Berikut sejumlah manfaat habbatussauda yang telah dirangkum dari berbagai sumber:
1. Membantu Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Habbatussauda memiliki kandungan quinone dan thymoquinone yang berpotensi membantu menekan pertumbuhan sel kanker. Senyawa ini juga disebut dapat meningkatkan efektivitas pengobatan kanker.
2. Meningkatkan Sistem Imunitas
Kandungan dalam jintan hitam mampu memperkuat daya tahan tubuh. Konsumsi rutin disebut membantu tubuh lebih terlindungi dari paparan radikal bebas.
3. Menjaga Kadar Gula Darah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa habbatussauda dapat membantu mengontrol kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.
4. Mendukung Keseimbangan Hormon
Senyawa sterol dalam habbatussauda berperan dalam meningkatkan bioaktivitas hormon, sehingga fungsi tubuh dapat berjalan lebih optimal.
5. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Minyak atsiri dalam jintan hitam memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri penyebab gangguan pencernaan, seperti E. coli.
6. Membantu Mengatasi Insomnia
Kandungan saponin dalam habbatussauda dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur.
7. Sumber Antioksidan Alami
Habbatussauda kaya akan antioksidan yang mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus menekan peradangan.
Cara Mengonsumsi Habbatussauda
Dilansir dari pernyataan Zaidul Akbar kepada detikHealth, konsumsi habbatussauda tidak perlu berlebihan, namun harus dilakukan secara rutin.
Ia menyarankan konsumsi sekitar 1-3 butir sebanyak tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam. Habbatussauda juga bisa dikonsumsi bersama buah seperti nanas agar rasanya lebih mudah diterima.
Selain itu, dikutip dari WebMD, habbatussauda mengandung pregnenolone, yakni senyawa yang berperan penting dalam pembentukan hormon steroid yang mendukung metabolisme, tekanan darah, serta fungsi ginjal.
Itulah berbagai manfaat habbatussauda yang bisa mendukung kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara tepat. Meski memiliki banyak khasiat, pastikan penggunaannya tetap bijak dan tidak menggantikan pengobatan medis. Semoga informasi ini bermanfaat!.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
Simak Video "Video: Khasiat dan Efek Bahaya dari Kerokan"
(dai/dai)