147 Napi Rutan Kotabumi Dapat Remisi Lebaran, 1 Orang Bebas

Lampung

147 Napi Rutan Kotabumi Dapat Remisi Lebaran, 1 Orang Bebas

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 22 Mar 2026 15:30 WIB
Warga binaan di Rutan Kotabumi mendapat remisi
Warga binaan di Rutan Kotabumi mendapat remisi (Foto Istimewa/Rutan Kotabumi)
Lampung Utara -

Sebanyak 147 narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi, Lampung Utara, mendapat remisi. Dari jumlah itu, satu orang langsung bebas.

Kepala Rutan Kotabumi Marthen Butar Butar mengatakan pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku selama menjalani masa pidana.

"Total ada 147 warga binaan yang menerima remisi dengan besaran 10 sampai 15 hari. Dari jumlah itu, satu orang langsung bebas setelah mendapatkan remisi," kata Marthen, Sabtu (21/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Remisi diberikan usai pelaksanaan salat Idul Fitri di dalam rutan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana.

Selain pemberian remisi, momen Lebaran juga diwarnai lonjakan kunjungan keluarga ke dalam rutan. Pada hari pertama layanan kunjungan, tercatat sekitar 350 orang datang untuk bersilaturahmi.

ADVERTISEMENT

Petugas rutan menerapkan pengaturan ketat untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, mulai dari sistem antrean hingga pemeriksaan barang bawaan.

"Kami lakukan pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung serta penempatan petugas di titik-titik krusial untuk memastikan layanan tetap tertib dan aman," ujarnya.

Meski jumlah pengunjung meningkat, proses kunjungan tetap berjalan lancar. Tidak ada gangguan berarti selama layanan berlangsung.

Rutan juga menyiapkan suasana ramah bagi keluarga, termasuk anak-anak yang datang berkunjung. Petugas bahkan membagikan balon untuk menambah suasana Lebaran tetap terasa hangat meski berlangsung di dalam rutan.

Marthen menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas layanan, terutama pada momen-momen dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Lebaran.

"Yang utama adalah memastikan keamanan tetap terjaga, tapi masyarakat juga tetap mendapatkan layanan yang baik," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads