Harga Bahan Pokok di Sumsel Tinggi, Diprediksi Normal Setelah Lebaran

Sumatera Selatan

Harga Bahan Pokok di Sumsel Tinggi, Diprediksi Normal Setelah Lebaran

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 20 Mar 2026 18:40 WIB
Tukang becak mengangkut bahan makanan di kawasan Pasar Gang Baru Pecinan, Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/11/2025). Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat pada Oktober 2025 terjadi inflasi sebesar 0,40 persen secara bulanan dengan
Foto: Ilustrasi harga ayam potong (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Palembang -

Harga sejumlah komoditas pangan di Sumatera Selatan pada Jumat (20/3/2026) masih tinggi. Belum ada tanda-tanda bakal turun. Harga daging sapi masih bertahan tinggi dibanding komoditas lainnya, sebesar Rp 170.000 per kg.

Sedangkan daging ayam berada di Rp 40.000 per kilogram dan telur ayam Rp29.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting dijual Rp 48.000 per kilogram dan cabai rawit merah mencapai Rp 70.000 per kilogram.

"Di H-1 ini harga-harga bahan pangan masih tinggi, seperti daging sapi, cabai rawit merah, daging ayam dan lainnya," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi, Jumat (20/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kenaikan harga pada beberapa bahan pangan karena pedagang banyak libur dan berkurangnya pasokan karena mendekati, bahkan ada yang sudah Lebaran.

Sedangkan harga bahan pangan lain seperti beras premium dijual Rp 14.800 per kg, kg SPHP berada di angka Rp 12.000 per kilogram, kedelai di tingkat perajin tempe Rp 10.000 per kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di Rp 40.000 per kg.

ADVERTISEMENT

Komoditas lainnya seperti tepung terigu curah dijual Rpv10.000 per kg dan tepung terigu kemasan Rp13.000 per kilogram. Untuk hasil laut, ikan kembung dibanderol Rp 35.000 per kg, ikan tongkol Rp 28.000 per kg, dan ikan bandeng Rp 30.000 per kg.

Ruzuan memperkirakan harga bahan pangan seperti daging sapi dan beberapa lainnya akan kembali normal setelah Lebaran.

"Mungkin sekitar 5 hari setelah perayaan berlangsung, seiring aktivitas distribusi yang kembali lancar dan pedagang mulai berjualan," ungkapnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads