Waspadai 3 Titik Rawan Longsor Jalur Mudik di Bengkulu

Bengkulu

Waspadai 3 Titik Rawan Longsor Jalur Mudik di Bengkulu

Hery Supandi - detikSumbagsel
Kamis, 19 Mar 2026 21:41 WIB
Salah satu lokasi rawan longsor di Bengkulu
Foto: Salah satu lokasi rawan longsor di Bengkulu (Hery Supandi)
Bengkulu -

Sejumlah jalur mudik di Bengkulu masih tercatat berpotensi mengalami longsor. Apalagi saat ini intensitas hujan di wilayah Bengkulu masih terjadi.

Sebagai upaya mengantisipasi bencana yang timbul, Polda Bengkulu membuat posko terpadu dan menyiagakan alat berat pada sejumlah titik rawan longsor. Adapun tiga titik longsor itu berada di Kabupaten Bengkulu Selatan-Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan. Lalu jalur Taba Penanjung-Kabupaten Kepahiang mengarah ke Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya, jalan provinsi jalur Kabupaten Rejang Lebong-Lebong.

Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno mengatakan, terdapat tiga titik rawan longsor yang harus diwaspadai pemudik saat melintasi jalur mudik di daerah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Titik rawan longsor itu berada di sejumlah tempat sebagai antisipasi kami siagakan tim terpadu menyiagakan alat berat, alat bantu, bila terjadi bencana seperti longsor," kata Sudarno, Kamis (19/3/2026).

"Ini prioritas Pelaksana Jalan Nasional (PJN) rawan longsor saat intensitas (hujan) tinggi," jelas Sudarno.

ADVERTISEMENT

Sudarno menyebut pihaknya sudah menyiagakan tim terpadu yang dilengkapi alat pendukung, termasuk alat berat yang sudah di-standby-kan.

Dia meminta agar para pemudik tetap waspada bila melewati tiga titik tersebut, terutama pada malam hari dan dalam kondisi hujan. Karena selain longsor, bahaya pohon tumbang juga harus diwaspadai pada saat hujan yang disertai angin kencang.

"Bila hujan disertai hujan, agar pemudik waspada akan bahaya longsor dan pohon tumbang, terutama di titik Taba Penanjung-Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong-Lebong," tegas Sudarno.

Sudarno mengimbau apabila pemudik mengalami kelelahan, sebaiknya beristirahat pada posko yang telah disiagakan.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads