Pemerintah Kota Palembang berencana menghadirkan destinasi wisata baru melalui kegiatan Car Free Day (CFD) yang melintasi ikon kebanggaan kota, Jembatan Ampera. Agenda ini diproyeksikan menjadi magnet baru bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk menikmati suasana Palembang tanpa polusi kendaraan.
Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, mengungkapkan bahwa CFD ini rencananya akan diuji cobakan pada 5 April 2026 mendatang. Setelah melalui tahap evaluasi terkait dampak kemacetan, pemerintah baru akan melakukan peluncuran resmi pada 12 April 2026.
"Rencananya secepat mungkin, diperkirakan tanggal 12 April baru kita launching. Namun, pada tanggal 5 April akan kita uji cobakan dulu untuk melihat implikasi kemacetannya," ujar Isnaini kepada detikSumbagsel, Jumat (13/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute CFD ini akan membentang sepanjang kurang lebih 3 kilometer, mulai dari Flyover Jakabaring, melintasi Jembatan Ampera, hingga ke depan kawasan Cinde. Konsepnya pun dibuat matang dengan pembagian zona khusus agar tidak semrawut, mengadopsi kesuksesan CFD Sudirman-Thamrin di Jakarta.
Isnaini menjelaskan bahwa nantinya akan ada zona kuliner yang tertata rapi, spot untuk senam, swafoto, hingga panggung atraksi seni seperti pantomim dan musik. Selain itu, poin utama dari CFD ini adalah penyediaan lajur khusus bagi para pelari (runners) agar fungsi olahraganya tetap terjaga.
"Kita ingin nuansa orang bisa lari dan menikmati suasana Ampera tanpa ada kendaraan, ini kan sensasi tersendiri. Kami yakin kegiatan ini akan menambah banyak wisatawan luar datang ke Palembang, apalagi Ampera sudah menjadi ikon internasional," tambahnya.
Kegiatan CFD Sudirman-Ampera-Jakabaring ini dijadwalkan rutin setiap hari Minggu, mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Dengan adanya zona-zona yang teratur, pemerintah berharap kawasan ini menjadi tempat olahraga sekaligus hiburan yang nyaman bagi keluarga.
Melalui CFD ini, Pemkot Palembang optimistis dapat menjual potensi pariwisata kota lebih luas lagi. Masyarakat pun diimbau untuk mendukung uji coba perdana nanti agar pelaksanaan CFD permanen dapat berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas secara berlebihan.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































