Libur Nyepi 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Resmi SKB 3 Menteri Terbaru

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Sabtu, 14 Mar 2026 06:30 WIB
Ilustrasi libur Nyepi. (Foto: Getty Images/iStockPhoto/Kwangmoozaa)
Palembang -

Tanggal merah bulan Maret 2026 tidak hanya untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 H tetapi ada juga peringatan Hari Raya Nyepi. Lalu, kapan jadwal libur Nyepi 2026 berlangsung?

Penetapan jadwal libur Nyepi 2026 tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Dalam penetapan tersebut Hari Raya Nyepi memiliki dua hari libur.

Berikut detikSumbagsel berikan informasi lengkap mengenai tanggal merah Nyepi 2026 lengkap dengan long weekend yang bisa dinikmati. Simak!

Apa itu Hari Raya Nyepi?

Dikutip buku Catur Brata Penyepian Sebagai Proses Penyucian Diri dan Alam Semesta: Kajian Linguistik Fungsional Sistemik karya I Ketut Surdana, Yoga Putra Semedi, Hari Nyepi adalah momentum yang tepat untuk melakukan perenungan atau penyucian diri dan alam semesta yang pada pinanggal Apisan sasih Kedasa atau perhitungan bulan Hindu.

Perayaan ini jatuh setiap tanggal 1 Tahun Saka yaitu sekitar bulan Maret setiap tahunnya. Perenungan yang diajarkan dalam ajaran Agama Hindu baik untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Filosofi Nyepi untuk mengharmoniskan alam semesta dengan menerapkan Catur Brata Penyepian dengan melibatkan Pecalang Desa atau 'Polisi Desa Adat'. Pada saat itu, umat Hindu akan berdiam diri di rumah dan dilarang melakukan aktivitas apapun.

Jadwal Libur Nyepi 2026 dan Long Weekend

Mengacu pada SKB 3 Menteri, dua hari libur Nyepi terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026. Tanggal 18 merupakan cuti bersama dan 19 adalah libur nasional. Jadwal ini berdekatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sehingga membuat tanggal merah bertambah.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan agenda work from home atua WFH sebelum libur Nyepi yang jatuh pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Adapun rincian lengkap long weekend-nya sebagai berikut:

  • 16 Maret 2026: WFA
  • 17 Maret 2026: WFA
  • 18 Maret 2026: Cuti Bersama Nyepi
  • 19 Maret 2026: Libur Nasional Nyepi
  • 20 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran
  • 21 Maret 2026: Libur Nasional Lebaran
  • 22 Maret 2026: Libur Nasional Lebaran
  • 23 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran
  • 24 Maret 2026: Cuti Bersama Lebaran
  • 25 Maret 2026: WFA
  • 26 Maret 2026: WFA
  • 27 Maret 2026: WFA
  • 28 Maret 2026: Akhir pekan Sabtu
  • 29 Maret 2026: Akhir pekan Minggu

Tradisi Hari Raya Nyepi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Nyepi berasal dari kata sepi yang berarti hening, sunyi, tidak ramai, tidak ada kegiatan dan sejenisnya. Karena itu, perayaan Nyepi tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas normal seperti biasanya.

Nyepi memiliki filosofi mendalam bagi umat Hindu. Mereka memaknai hari suci sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, untuk melakukan penyucian Bhuana Alit (manusia) dan Bhuana Agung (alam beserta isinya), seperti dikutip situs Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng.

Terdapat beberapa aktivitas yang tidak boleh dilakukan saat perayaan Nyepi, di antaranya:

  • Keluar rumah, kecuali sakit dan perlu berobat
  • Menyalakan lampu
  • Bekerja dan lain sebagainya

Rangkaian Upacara Nyepi

1. Melasti

Upacara melasti atau disebut juga dengan melis diadakan beberapa hari sebelum Nyepi berlangsung. Saat itu, segala sesuatu atau sarana sembahyang di Pura dibawa ke laut untuk disucikan.

Berbagai jenis benda sakral atau keramat dicuci dengan air laut atau sungai. Pada masa silam, benda tersebut diarak dengan cara ditaruh di atas kepala.

2. Mecaru

Prosesi mecaru atau tawur dilaksanakan pada hari Tilem Sasih Kesanga (bulan mati ke-9) yakni sehari sebelum pelaksanaan Nyepi. Upacara ini dilaksanakan oleh setiap rumah atau keluarga hingga kecamatan.

Umat Hindu membuat sesajen yang ditujukan untuk para Bhuta Kala atau hal-hal negatif yang mengganggu kehidupan manusia. Pelaksanaannya dilakukan di perempatan jalan dan lingkungan rumah masing-masing dengan cara mengambil salah satu jenis sesajen bernama caru.

3. Pengerupukan

Sesaat setelah mecaru dilakukan, upacara pengerupukan dilaksanakan dengan cara menyebar nasi atau tawur dengan membuat api atau obor untuk mengobari, menyembur lingkungan rumah dan pekarangan dengan makanan yang bernama mesiu.

Kemudian membunyikan atau memukul benda-benda seperti kentongan supaya menghasilkan suara ramai dan gaduh. Upacara ini bertujuan untuk mengusir Bhuta Kala dari lingkungan rumah dan sekitarnya.

4. Nyepi

Tahapan puncaknya adalah Nyepi. Setelah ketiga tahapan dilakukan, esok harinya atau pada Tilem Kesanga, upacara Nyepi berlangsung. Pada saat Nyepi khususnya di Bali, semua dalam keadaan sepi.

Aktivitas normal sehari-hari tidak boleh dilakukan. Umat Hindu turut melaksanakan puasa Nyepi karena pada momen itu diadakan Catur Brata Penyepian yang terbagi menjadi 4 bagian yakni:

  • Amati Geni, tidak boleh menggunakan atau menyalakan api dan mengobarkan hawa nafsu.
  • Amati Karya, tidak melakukan kegiatan kerja jasmani namun meningkatkan kegiatan menyucikan rohani.
  • Amati Lelungan, tidak boleh bepergian melainkan mawas diri.
  • Amati Lelanguan, tidak boleh melakukan kesenangan atau hiburan melainkan meditasi atau pemusatan pikiran pada Ida Sang Hyang Widhi.

5. Ngembak Geni

Upacara terakhir adalah Ngembak Geni yang dilakukan satu hari setelah Nyepi. Upacara ini disebut juga dengan Ngembak Api.

Demikian, informasi mengenai jadwal libur Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan Lebaran 2026. Selamat merayakan, ya.



Simak Video "Video: Terminal Mengwi Mulai Dipadati Pemudik, Sehari Bisa Tembus 3.400 Orang"

(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork