Gubernur Sumatera Selatan memastikan kesiapan wilayahnya dalam arus mudik dan balik Lebaran 2026. Jalur mudik, sarana transportasi, hingga pengamanan lintas sektor dipastikan siap. Momen ini diharapkan berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
"Berbicara lintas sektoral tidak boleh ada yang terlewat, mulai dari keamanan hingga kenyamanan pemudik sampai ke tujuan," ujar Deru saat rakor lintas sektoral kesiapan pelayanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, kesiapan pengamanan Lebaran tak hanya berkaitan dengan arus lalu lintas, tapi juga mencakup aspek pelayanan lain bagi masyarakat.
"Yang terpenting adalah kesiapan arus laut, darat, dan udara," katanya.
Menurutnya, pengamanan arus mudik-balik Lebaran harus dilihat secara komprehensif agar seluruh potensi kerawanan dapat diantisipasi dengan baik.
"Berbicara pengamanan Lebaran dan pasca-Lebaran tidak hanya soal arus lalu lintas, tetapi juga aspek pelayanan lainnya kepada masyarakat," tegasnya.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan tiga jalur lintas provinsi akan menjadi perhatian utama sesuai hasil survei jalur mudik pada periode arus mudik dan balik Lebaran.
Yakni pada ruas Martapura-Muratara (455 km), Palembang-Martapura (208 km), Palembang-Muara Enim (180 km), dan Palembang-Lubuklinggau (385 km). Kemudian di Palembang-Banyuasin, Muba-Musi Rawas-Lubuklinggau (316 km), dan Palembang-Jambi (284 km).
Untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan lalu lintas, pihaknya menyiapkan berbagai langkah strategis. Seperti edukasi tertib berlalu lintas, penempatan personel di titik rawan kemacetan, rekayasa lalu lintas, dan pembentukan tim kontingensi untuk kondisi darurat.
Simak Video "Video: Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Ada 2 Gelombang"
(dai/dai)