Lailatul Qadar adalah suatu malam di bulan Ramadan yang digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Momen ini terjadi pada malam 10 hari terakhir Ramadan.
Dikutip buku 200 Amal Saleh Berpahala Dahsyat karya Abdillah F. Hasan, keistimewaan malam Lailatul Qadar tertulis dalam Al-Quran pada surah Al-Qadar ayat 1-5. Mengenai ketetapan tanggal terjadinya terjadi perbedaan. Ada yang mengatakan pada malam-malam ganjil yakni 21, 23, 25, 26, dan 29.
Sebagaimana hadis dari Aisyah RA menjelaskan Rasulullah SAW beriktikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadan dan ia bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadwal Malam Ganjil 10 Hari Terakhir Ramadan 2026
Berdasarkan petunjuk tersebut, malam lailatul qadar 2026 akan jatuh pada malam-malam ganjil Ramadhan yakni tanggal:
- 10 Maret 2026 (Malam 21 Ramadhan 1447 H)
- 12 Maret 2026 (Malam 23 Ramadhan 1447 H)
- 14 Maret 2026 (Malam 25 Ramadhan 1447 H)
- 16 Maret 2026 (Malam 27 Ramadhan 1447 H)
- 18 Maret 2026 (Malam 29 Ramadhan 1447 H)
Keutamaan Malam 10 Hari Terakhir Ramadan
Selain hadirnya malam Lailatul Qadar, masih banyak lagi keutamaan malam 10 hari terakhir Ramadan. Paling utama yakni ampunan atas dosa di masa lalu bagi yang beribadah atas dasar keimanan.
Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa sholat malam Lailatul Qadar karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya), Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah dikerjakan. Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Untuk meraih Lailatul Qadar dan ampunan dari Allah, sebaiknya memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadan terutama waktu ganjil dengan banyak melakukan amalan ibadah. Berikut daftar amalan yang bisa dikerjakan.
Amalan Malam 10 Hari Terakhir Ramadan
Menurut buku Mimbar Jumat yang diterbitkan Masjid Istiqlal, inilah amalan 10 hari terakhir Ramadan yang dilakukan Rasulullah SAW. Amalan ini bisa dikerjakan secara sungguh-sungguh dengan penuh keimanan.
1. Kajian Al-Quran dan Islam
Selama Ramadan, terutama pada 10 hari terakhir, Rasulullah intensif duduk dalam majelis bersama para sahabat di siang hari. Majelis ini dipadati oleh kehadiran para sahabat untuk tadarus atau kajian diniyah Islamiyah.
2. Itikaf di Malam Hari
Berdiam diri atau itikaf di malam 10 hari terakhir Ramadan paling utama dilakukan pada malam-malam ganjil mulai dari malam 21, 23, 25, 27, dan malam 29. Para ulama memaknai iktikaf adalah hadir di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT dengan cara tertentu guna mendekatkan diri kepadaNya.
Itikaf juga berarti menjauhkan diri dari bersibuk dengan makhluk, mengosongkan hati dari urusan keduniaan, dan menyibukkan diri hanya dengan Allah Yang Mahasuci, serta memikirkan untuk mencapai diri denganNya sehingga menjadi lebih merasa tenteram di sisi Allah.
3. Mandi di Antara Dua Adzan
Menyiapkan kebersihan lahir batin bahwa di antara amalan Rasulullah SAW di 10 hari terakhir Ramadan adalah mandi di antara waktu Maghrib dan Isya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk membersihkan diri dari hadas dan juga najis serta persiapan melakukan itikaf.
4. Membaca Al-Quran
Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW selalu mengkhatamkan bacaan atau tadarus Al-Quran yang diperdengarkan bersama Malaikat Jibril pada bulan Ramadan. Terlebih pada 10 hari terakhir Ramadan.
Para sahabat juga melaksanakan hal yang sama dan saling menyimak satu sama lain. Pada 10 hari terakhir Ramadan menjadi estafet terakhir untuk menjadi pemenang dalam lomba meningkatkan ketakwaan dan ibadah kepada Allah SWT.
5. Memperpanjang Sholat Malam
Rasulullah SAw menyelingi sholat malam yang panjang sebagai bagian dari keseluruhan menghidupkan malam Ramadan dengan cara menambah intensitas melek dengan mengurangi masa tidur.
Sholat malam yang dapat dikerjakan seperti Tarawih, Tahajjud, Witir, sholat hajat, dan lainnya. Setelah melaksanakan sholat tersebut dilanjutkan dengan berzikir kepada Allah SWT.
6. Memperbanyak Sedekah
Rasulullah SAW juga menyiapkan sedekah yang juga diikuti oleh istri-istrinya. Ia selalu menyediakan sembako untuk kepentingan terlaksananya menjamu tamu atau sedekah bagi yang membutuhkan.
7. Membaca Dzikir Lailatul Qadar
Diriwayatkan Aisyah RA yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad SAW terkait bacaan dzikir dalam iktikaf meraih Lailatul Qadar. Siti Aisyah RA kepada Nabi yang mulia tentang dzikir yang lebih afdhal di malam Lailatul Qadar:
"Ya Rasulullah tunjukkan jika aku ibadah Lailatul Qadar, apakah sebaiknya saya ucapkan sebagai dzikir di sepanjang malam itu. Rasulullah SAW menjawab: (terus) ucapkan Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul afwa fafu anniy (Ya Allah sesungguhnya engkau Maha Pengampun lagi pula suka mengampuni, maka mohon kiranya ampunilah aku)."
Demikian penjelasan 7 amalan 10 malam terakhir Ramadan yang sudah berlangsung sejak malam 10 Maret 2026. Semoga berguna, ya.
Simak Video "Video: FOMO Iktikaf, Kenapa Enggak?"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)











































