Zakat fitrah adalah memberikan sebagian kecil harta kepada orang yang berhak menerima atau yang disebut mustahik. Dalam pelaksanaanya, umat muslim mesti melafalkan niat zakat fitrah agar kewajiban yang dilakukan sah dan bernilai pahala.
Dalam buku Fikih Ibadah: Panduan Lengkap Beribadah Sesuai Sunnah Rasul karya Hasan Ayyub, menurut Imam Malik, Imam Syafi'i, Imam Ahmad bin Hanbal, serta jumhur ulama mengatakan hukum menunaikan zakat fitrah adalah fardhu atau wajib.
Hal ini berlandaskan pada perintah Rasulullah SAW untuk melaksanakan zakat fitrah sebesar satu sha' kurma atau gandum, yang disetarakan dengan 2,5 kilogram. Kewajiban ini menjadi salah satu bentuk rahmat dan kepedulian kepada sesama manusia, sehingga yang mengeluarkan zakat dapat merasakan keamanan dari segi harta dan keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarat Wajib Zakat Fitrah
Ada tiga syarat wajib yang mesti diketahui sebelum mengeluarkan zakat fitrah. Ketentuan ini menjadi hal yang perlu dipenuhi. Adapun syaratnya yakni:
1. Islam
Orang yang tidak beragama Islam tidak wajib membayar zakat fitrah.
2. Lahir Sebelum Terbenam Matahari pada Hari Terakhir Ramadan
Anak yang lahir setelah terbenam Matahari di hari terakhir Ramadan tidak wajib dizakati oleh walinya. Orang yang menikah sesudah terbenam Matahari juga tidak wajib membayar zakat fitrah istrinya.
3. Orang yang Kelebihan Harta
Seseorang yang mempunyai kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan wajib dinafkahi. Orang yang tidak mempunyai kelebihan seperti itu tidak wajib membayar zakat.
Untuk meraih keberkahan dan sah dalam pelaksanaannya, berikut ini bacaan niat zakat fitrah lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya. Simak juga tata cara membayar zakat.
Niat Zakat Fitrah 2026
Setiap muzakki atau orang yang membayar zakat mesti membaca niat sesuai dengan zakat yang dikeluarkan. Bila terdapat tanggungan seperti istri, anak, orang tua, hingga budak, maka perlu membaca niat berdasarkan tanggungan tersebut.
Niat zakat fitrah memiliki redaksi yang berbeda-beda. Berikut ini masing-masing bacaannya:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
نَوَيْتُ أَن أُخرج زكاة الفطر عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'annafsii fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'âlâ."
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
نَوَيْتُ أن أخرج زكاة الفطر عَنْ زَوجَتِي فَرْضًا لِلهِ تعالى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'âlâ."
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
... نَوَيْتُ أن أخرج زكاة الفطر عَنْ ولدي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii fardhan lillaahi ta'aalaa."
Aritnya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
نَوَيْتُ أن أخرج زكاة الفطر عَن بنتي ... فرضًا للهِ تَعَالَى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (sebutkan nama) fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'âlâ.
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
نَوَيْتُ أن أخرج زكاة الفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَا يَلْزَمُنِي نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa 'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'âlâ."
6. Niat Zakat Fitrah untuk yang Diwakilkan
نَوَيْتُ أن أخرج زكاة الفِطْرِ عَنْ (.....) فَرْضًا للهِ تَعَالَى
Arab Latin: "Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (...) fardhan lillaahi ta'aalaa."
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk... (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Membayar Zakat Fitrah
1. Membayar dengan Makanan Sehari-hari
Umat Islam hanya perlu menyiapkan bahan makanan pokok 2,5 kilogram per orang atau uang tunai yang setara dengan besaran tersebut.
2. Tentukan Tanggungan Zakat
Orang yang perlu membayar zakat adalah diri sendiri. Namun, bila ada tanggungan keluarga, perlu juga membayarkan zakat untuk mereka. Seseorang jua bisa membayar zakat untuk orangtuanya.
3. Temukan Amil yang Terpercaya
Datangi amil zakat sebelum perayaan Idul Fitri. Amil adalah lembaga atau seseorang yang membantu mengurus segala kepentingan umat Islam.
4. Membaca Niat Zakat Fitrah
Membaca niat zakat fitrah menjadi langkah awal yang perlu dilakukan setiap muslim ketika menunaikan kewajiban di bulan Ramadan. Terdapat bacaan niat yang berbeda sesuai dengan tujuan pengeluaran zakat.
Doa Menerima Zakat Fitrah
Dikutip Buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar, dan Husein dijelaskan ketika menerima zakat fitrah, seorang penerima disunnahkan mendoakan pemberi zakat.
Doa tersebut bisa menggunakan bahasa apapun. Adapun salah satu doa yang bisa diucapkan yakni:
أجَرَكَ اللهُ فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَبَارَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُورًا
Arab Latin: "Aajarakallaahu fiimaa a'thaita, wa baaraka fiimaa abqaita wa ja'alahu laka thahuuraa."
Artinya: "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."
Demikian itulah penjelasan mengenai niat zakat fitrah secara lengkap. Jangan lupa membayar zakat, detikers.
Simak Video "Video: Baznas Tetapkan Nilai Zakat Fitrah untuk Warga Jabodetabek"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)











































