Simak! Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Simak! Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Rika Amelia - detikSumbagsel
Rabu, 04 Mar 2026 10:31 WIB
Concept of zakat in Islam religion. Selective focus of money and rice with alphabet of zakat on wooden background.
Foto: Ilustrasi zakat (Getty Images/iStockphoto/Mohamad Faizal Bin Ramli)
Palembang -

Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Oleh karena itu, memahami bacaan niat zakat fitrah terutama untuk diri sendiri dan keluarga yang benar lengkap dengan tulisan Arab, Latin, serta artinya sangat penting agar ibadah yang dilakukan sah dan sesuai tuntunan syariat.

Selain mengetahui bacaannya, penting juga memahami tata cara membayar zakat fitrah, mulai dari waktu pelaksanaan, besaran yang harus dikeluarkan, hingga siapa saja yang berhak menerimanya. Dengan panduan yang tepat, pembayaran zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga dapat dilakukan dengan lebih mudah, tertib, dan sesuai dengan ajaran Islam.

Berikut penjelasan mengenai bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga lengkap dengan tata caranya. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Melansir laman NU Online dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), setiap Muslim yang mampu wajib menunaikan zakat fitrah, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Zakat fitrah ini ditunaikan sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sekaligus sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'âlâ."

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Jika seorang kepala keluarga ingin meniatkan zakat fitrah sekaligus untuk dirinya dan seluruh anggota keluarga yang berada dalam tanggungannya, maka dapat membaca niat berikut:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta'âlâ."

Tata Cara Menunaikan Zakat Fitrah

Melansir laman Universitas Negeri Surabaya, berikut tata cara menunaikan atau membayar zakat fitrah sesuai syariat Islam:

1. Menentukan Jenis Zakat yang Dikeluarkan

Zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok sesuai kebiasaan daerah setempat, seperti beras, gandum, atau bahan pokok lainnya. Selain dalam bentuk bahan makanan, zakat fitrah juga boleh dibayarkan dalam bentuk uang yang nilainya setara dengan harga makanan pokok tersebut dan dengan sesuai ketentuan ulama dan kebijakan lembaga zakat.

2. Menghitung Besaran Zakat Fitrah

Besaran zakat fitrah yakni sekitar 1 sha atau setara dengan 2,5 - 3 kilogram makanan pokok per orang. artinya setiap orang baik dewasa maupun anak-anak wajib membayar zakat dengan besaran tersebut.Kepala keluarga bertanggung jawab membayarkan zakat untuk dirinya dan anggota keluarga yang menjadi tanggungannya.

3. Membaca Niat

Saat membayar zakat fitrah harus disertai dengan niat di dalam hati saat menunaikannya, niat ini menjadi syarat sah ibadah. Niat juga dapat disesuaikan, apakah untuk diri sendiri atau untuk orang yang menjadi tanggungan.

4. Menentukan Waktu Pembayaran

Waktu pembayaran zakat fitrah dimulai sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Waktu yang paling utama dan dianjurkan adalah pada akhir Ramadan menjelang salat Idulfitri. Namun, jika dibayarkan setelah salat, maka statusnya menjadi sedekah biasa, bukan lagi zakat fitrah.

5. Menyalurkan Kepada Penerima yang Berhak

Zakat fitrah diberikan kepada golongan yang berhak menerima zakat sebagaimana disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 60, seperti fakir, miskin, amil, muallaf, orang berhutang, riqab, gharimin, dan fisabilillah. Penyaluran dapat dilakukan secara langsung kepada yang membutuhkan atau melalui lembaga amil zakat yang terpercaya agar lebih tepat sasaran.

6. Menunaikan Zakat dengan Ikhlas

Zakat fitrah hendaknya ditunaikan dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Tujuannya adalah menyucikan diri setelah berpuasa dan membantu sesama agar dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan.

Nah itulah bacaan niat saat membayar zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga serta tata cara menunaikannya yang harus dipahami detikers. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads