Pada bulan Ramadan terdapat satu malam yang penuh dengan keistimewaan, malam yang dimaksud adalah Lailatul Qadar. Malam ini juga disebut lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah SAW sendiri berpesan kepada umatnya untuk bersungguh-sunggu mencari malam Lailatul Qadari di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Dari Aisyah RA, ia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُجَاوِزُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقُولُ: «تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Rasulullah SAW selalu beriktikaf pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan, dan beliau bersabda, 'Bersungguh-sungguhlah kalian dalam mencari Lailatur Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (Muttafaq 'Alaih)
Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai kapan malam Lailatu Qadar 2026 dan amalan serta keutamannya. Yuk simak!
Kapan Malam Lailatul Qadar 1447 H?
Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi, Lailatul Qadar diyakini jatuh pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Aisyah RA dari Nabi SAW. Rasulullah SAW bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari, shahih)
Jika mengacu hadis tersebut dan perhitungan awal Ramadan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026) lalu. Maka malam Lailatul Qadar kemungkinan jatuh pada:
Malam 21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026 malam
Malam 23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026 malam
Malam 25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
Malam 27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026 malam
Malam 29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026 malam
Tetapi meski begitu, tidak ada yang tahu pasti kapan malam Lailatul Qadar muncul kecuali Allah SWT. Dengan demikian, umat muslim di seluruh dunia, dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dan memperbanyak amal ibadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Dari Aisyah RA, ia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُجَاوِزُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقُولُ: «تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Artinya: "Rasulullah SAW selalu beriktikaf pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan, dan beliau bersabda, 'Bersungguh-sungguhlah kalian dalam mencari Lailatur Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (Muttafaq 'Alaih)
Amalan malam Lailatul Qadar
Berikut ini sejumlah amalan yang dapat dilakukan di malam Lailatul Qadar, antara lain:
1. Memperpanjang Shalat Malam
Salah satu amalan yang dapat dilakukan pada malam Lailatul Qadar adalah memperpanjang shalat malam atau qiyamul lai. Hal ini disebutkan oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dalam Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq yang bersumber pada keterangan hadis.
Adapun hadis yang dimaksud bersumber dari sabda Rasulullah SAW yang diceritakan Abu Hurairah RA,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barang siapa yang bangun menegakkan salat malam di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Itikaf
Itikaf merupakan ibadah yang dicirikan dengan berdiam diri di masjid dan menjadi salah satu amalan malam Lailatul Qadar.
Pengalaman itikaf pada malam Lailatul Qadar didasarkan dari hadis yang diceritakan Aisyah RA. Dikisahkan, Nabi Muhammad SAW melakukan itikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadan.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ اْلعَشَرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ. [رواه مسلم]
Artinya: "Nabi SAW melakukan itikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan itikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim)
3. Tilawah AL-Qur'an
Amalan lain yang dapat dilakukan ketika malam Lailatul Qadar adalah membaca Al-Quran. Amalan ini juga merupakan salah satu kebiasaan Rasulullah SAW pada bulan Ramadan.
وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ
Artinya: "Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Qur'an bersamanya." (HR Bukhari)
Keutamaan Malam lailatul Qadar
1. Merupakan Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Dilansir buku Tafsir Ar-Rahmah: Juz 30 karya Dr. KH. Rachmat Morado Sugiarto, malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Hal ini berdasar firman Allah SWT dalam surah Al-Qadr ayat 3.
لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
2. Malam Penuh Keselamatan
Dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 5, Allah SWT berfirman tentang Lailatul Qadar sebagai malam penuh kesejahteraan.
سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ
Artinya: Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
3. Dosa-dosa Akan Diampuni
Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari)
4. Malam Pencatatan Takdir Tahunan
Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam di mana Allah SWT menetapkan segala takdir tahunan bagi umat manusia. Allah SWT berfirman,
"Pada malam itu dijelaskan dalam segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan: 4)
Menurut tafsir Ibnu Katsir, pada malam ini para malaikat menerima catatan takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, lalu mereka melaksanakan perintah sesuai dengan ketetapan tersebut. Sebab itu, pada malam ini merupakan waktu terbaik bagi seorang muslim untuk berdoa dan memoho kebaikan bagi masa depannya.
5. Malaikat Turun ke Bumi
Pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT mengutus banyak malaikat untuk turun ke bumi, termasuk Malaikat Jibril. Para malaikat turun dengan membawa rahmat, keberkahan, dan doa untuk orang yang beribadah. Allah SWT berfirman,
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhan-Nya untuk mengatur segala urusan." (QS. Al-Qadr: 4)
Dengan banyaknya malaikat yang turun pada malam ini nanti, menjadi pertanda bahwa malam tersebut penuh dengan kebaikan dan kemuliaan. Mereka turun untuk mencatat amal-amal umat muslim yang mengerjakan ibadah dan berdoa. Hal ini menjadikan malam Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh keberkahan bagi umat muslim.
Demikian informasi mengenai kapan malam Lailatul Qadar serta amalan dan keutamannya. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































