Puasa Ramadan tetap bisa dijalani dengan nyaman meski memiliki riwayat asam lambung atau GERD. Banyak penderita yang ragu untuk berpuasa karena khawatir gejala seperti nyeri ulu hati, perut kembung, hingga rasa terbakar di dada akan kambuh saat perut kosong terlalu lama. Padahal, dengan pengaturan pola makan yang tepat serta pemilihan menu yang sesuai, risiko tersebut dapat diminimalkan.
Kunci utamanya terletak pada pemilihan menu sahur dan berbuka yang tepat. Jika salah memilih makanan, asam lambung bisa naik dan memicu rasa perih, mual, hingga sensasi tidak nyaman di dada. Karena itu, penting untuk lebih selektif dalam menentukan asupan selama Ramadan, mulai dari jenis makanan, cara pengolahan, hingga porsi yang dikonsumsi agar lambung tetap dalam kondisi stabil.
Berikut rekomendasi menu sahur dan berbuka aman bagi penderita asam lambung yang sudah detikSumbagsel rangkum. Yuk simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekomendasi Menu Sahur dan Berbuka Bagi Penderita Asam Lambung
Berikut ini terdapat beberapa rekomendasi menu berbuka dan sahur yang bisa dikonsumsi penderita asam lambung agar tidak kambuh saat menjalani ibadah puasa, dilansir laman Ciputra Hospital, laman ners.unair.ac.id dan laman Siloam Hospitals.
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau menjadi salah satu menu yang aman dikonsumsi penderita asam lambung saat berpuasa. Makanan ini tinggi serat, rendah lemak, dan rendah asam. Selain itu, sayuran hijau bersifat alkali yang membantu menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh.
Beberapa contoh sayuran yang cocok dikonsumsi antara lain, brokoli, kembang kol, bayam, mentimun, kacang hijau dan paprika hijau. Sayuran ini bisa diolah menjadi sayur bening, ditumis ringan tanpa cabai, atau dikukus agar lebih ramah bagi lambung.
2. Oatmeal
Oatmeal dikenal kaya serat yang mampu menyerap kelebihan asam lambung sehingga membantu meredakan gejala refluks. Teksturnya yang lembut juga membuatnya mudah dicerna. Menu ini sangat cocok dijadikan pilihan sahur karena memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga energi selama berpuasa.
3. Buah-buahan
Terdapat beberapa jenis buah yang dianjurkan untuk penderita asam lambung saat sahur dan berbuka, seperti apel, pisang, semangka, dan pepaya. Buah-buahan ini relatif rendah asam dan mengandung vitamin serta mineral penting bagi tubuh.
Salah satu buah yang aman dikonsumsi penderita asam lambung adalah pisang memiliki kandungan kalium, antioksidan, dan serat yang dapat membantu mengurangi risiko asam lambung naik. Konsumsi buah dalam porsi wajar agar tetap aman bagi lambung.
4. Roti Gandum
Roti yang terbuat dari gandum utuh dan biji-bijian mengandung banyak serat, vitamin, serta nutrisi yang baik untuk kesehatan pencernaan. Kandungan seratnya membantu mengurangi resiko asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, roti gandum dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mencegah perut kosong terlalu lama yang bisa memicu mulas.
5. Protein Rendah Lemak
Sumber protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, kalkun, dan makanan laut sangat cocok dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Protein penting untuk menjaga stamina selama berpuasa.
Sebaiknya, olah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar tidak menambah kadar lemak berlebih yang bisa memicu gejala asam lambung.
6. Putih Telur
Putih telur menjadi rekomendasi karena kandungan lemaknya rendah dan lebih aman bagi lambung. Berbeda dengan kuning telur yang cenderung tinggi lemak dan berpotensi memicu refluks pada sebagian orang. Putih telur bisa diolah menjadi telur rebus atau campuran sup hangat saat berbuka.
7. Kurma
Kurma menjadi pilihan tepat saat berbuka puasa. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan mukosa lambung dan mendukung sistem pencernaan tetap stabil. Selain itu, kurma juga memberikan energi instan yang dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa.
8. Teh Jahe
Teh jahe dapat menjadi pilihan minuman saat sahur atau berbuka karena memiliki sifat antiinflamasi. Jahe membantu meredakan iritasi pada saluran pencernaan serta mengurangi rasa mual akibat asam lambung. Namun, konsumsilah dalam jumlah wajar dan hindari tambahan gula berlebihan.
9. Kentang Rebus
Kentang mengandung karbohidrat kompleks yang baik untuk pencernaan dan membantu memenuhi kebutuhan energi saat berpuasa. Teksturnya yang lembut juga relatif aman bagi lambung. Kentang sebaiknya dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus, bukan digoreng.
10. Tempe
Tempe memiliki kandungan probiotik alami dari proses fermentasi yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Kandungan nutrisinya juga baik untuk memperbaiki sistem pencernaan yang terganggu. Tempe bisa menjadi lauk sehat saat sahur maupun berbuka, terutama jika diolah dengan cara dikukus atau dipanggang.
Makanan yang Harus Dihindari
Agar asam lambung tidak kambuh saat puasa, sebaiknya hindari segala jenis gorengan karena memiliki kandungan lemak yang dapat memperlambat pengosongan lambung dan memicu rasa tidak nyaman bagi perut.
Buah-buahan asam seperti jeruk, lemon, nanas, serta tomat termasuk sambalnya juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu, coklat dan minuman berkafein berpotensi melemahkan katup lambung sehingga asam mudah naik, sementara makanan bersantan kental dan pedas dapat mengiritasi dinding lambung yang sensitif.
Nah itulah rekomendasi makanan yang bisa konsumsi penderita asam lambung untuk sahur dan berbuka puasa, agar tidak kambuh dan tetap nyaman saat menjalani ibadah puasa Ramadan. Semoga bermanfaat ya detikers!
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
