- 10 Tips Olahraga saat Bulan Puasa 1. Pemilihan Waktu yang Tepat 2. Utamakan Olahraga dengan Intensitas Ringan 3. Pilihlah Jenis Olahraga yang Aman 4. Jangan Terlalu Memaksakan diri 5. Penuhi Asupan Nutrisi Seimbang 6. Cukupi Kebutuhan Protein Harian 7. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh 8. Batasi Melakukan Aktivitas Fisik Berat 9. Cukupi Waktu Tidur 10. Waspadai Dehidrasi
- Manfaat Olahraga Saat Puasa untuk Kesehatan Tubuh
Menjalani ibadah puasa bukan berarti harus menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Dengan menerapkan tips olahraga saat puasa yang tepat, tubuh tetap bisa bergerak aktif tanpa kehilangan energi secara berlebihan.
Banyak orang merasa ragu untuk berolahraga karena takut lemas, dehidrasi, atau bahkan pingsan saat siang hari. Padahal, jika dilakukan dengan perencanaan yang baik olahraga justru dapat membantu menjaga stamina dan mempertahankan kebugaran selama bulan puasa.
Berikut 10 tips olahraga saat bulan puasa agar tidak lemas yang sudah detikSumbagsel rangkum. Yuk simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
10 Tips Olahraga saat Bulan Puasa
Berikut 10 tips olahraga saat bulan puasa yang bisa diterapkan agar tubuh tetap fit dan tidak lemas, yang dilansir laman Rumah Sakit Akademik Universitas Gajah Mada dan laman Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul.
1. Pemilihan Waktu yang Tepat
Waktu saat berolahraga sangat menentukan kondisi tubuh saat sedang berpuasa. Oleh karena itu waktu yang tepat untuk olahraga adalah sebelum sahur atau setelah berbuka karena energi cairan sudah tergantikan. Bisa juga memilih 30-60 menit sebelum berbuka puasa, pastikan intensitasnya ringan agar tubuh tidak kehabisan tenaga sebelum waktunya makan dan minum.
2. Utamakan Olahraga dengan Intensitas Ringan
Saat sedang berpuasa, cadangan energi dalam tubuh manusia tidak sebanyak hari biasanya. Oleh karena itu, pilihlah intensitas yang ringan hingga sedang saja agar tubuh tidak terlalu stress, karena intensitas yang terlalu tinggi dapat memicu kelelahan,pusing, bahkan risiko cedera.
3. Pilihlah Jenis Olahraga yang Aman
Olahraga seperti jalan santai, jogging ringan, bersepeda, yoga, dan pilates lebih aman karena tidak terlalu menguras energi. Jenis latihan ini tetap membantu menjaga kebugaran jantung, kelenturan otot, dan metabolisme tanpa membuat tubuh drop.
4. Jangan Terlalu Memaksakan diri
Setiap orang memiliki kondisi fisik berbeda saat puasa. Jika tubuh memberi sinyal seperti pusing, mual, atau lemas berlebihan, segera hentikan latihan. Memaksakan diri hanya akan memperburuk kondisi dan mengganggu ibadah puasa.
5. Penuhi Asupan Nutrisi Seimbang
Agar tetap kuat berolahraga saat puasa, konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka. Karbohidrat kompleks memberi energi tahan lama, protein membantu menjaga otot, sementara sayur dan buah menyediakan vitamin serta serat untuk menjaga daya tahan tubuh.
6. Cukupi Kebutuhan Protein Harian
Protein berperan penting dalam memperbaiki dan membangun jaringan otot setelah aktivitas fisik. Asupan protein yang cukup membantu mencegah tubuh terasa lemas dan mempercepat pemulihan setelah olahraga.
7. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Dehidrasi adalah risiko utama saat olahraga di bulan puasa. Penuhi kebutuhan air 1,5-2 liter per hari dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur). Cairan yang cukup membantu menjaga fungsi organ dan mencegah tubuh cepat lelah.
8. Batasi Melakukan Aktivitas Fisik Berat
Olahraga berat di siang hari, terutama saat cuaca panas, dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh. Jika tetap ingin aktif, pilih aktivitas ringan dan hindari paparan matahari langsung agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
9. Cukupi Waktu Tidur
Kurang tidur dapat mempengaruhi metabolisme, konsentrasi, dan performa olahraga. Usahakan tidur 7 hingga 9 jam per hari dan hindari begadang. Jika perlu, tidur siang 30-60 menit dapat membantu menjaga stamina tetap stabil.
10. Waspadai Dehidrasi
Perhatikan tanda-tanda seperti mulut kering, sakit kepala, lemas berlebihan, atau kram otot. Jika gejala muncul saat olahraga sebelum berbuka, segera berhenti dan istirahat. Setelah berbuka, segera minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang.
Manfaat Olahraga Saat Puasa untuk Kesehatan Tubuh
Berolahraga saat puasa dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh. Dalam kondisi normal, tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Namun saat berpuasa, cadangan karbohidrat berkurang sehingga tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi. Jika Anda tetap berolahraga dengan intensitas yang tepat, proses pembakaran lemak akan lebih optimal. Hal ini membantu menjaga berat badan tetap ideal, bahkan bisa mendukung penurunan berat badan secara sehat.
Selain itu, olahraga saat puasa juga dapat merangsang proses alami tubuh seperti autofagi dan autolisis. Keduanya adalah mekanisme pembersihan sel, di mana tubuh menghancurkan sel-sel yang rusak lalu menggantinya dengan sel baru yang lebih sehat. Proses ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan daya tahan, dan memperlambat penuaan sel.
Namun, olahraga tetap harus disesuaikan dengan kondisi fisik. Jika merasa sangat lelah, pusing, atau lemas berlebihan setelah berolahraga saat puasa, sebaiknya hentikan aktivitas dan periksakan diri ke dokter. Konsultasi dengan tenaga medis dapat membantu memastikan kondisi tubuh tetap aman dan mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan.
Nah itulah 10 tips olahraga saat bulan puasa agar tubuh tetap sehat dan tidak lemas saat menjalankan ibadah puasa. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(dai/dai)











































