Di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat Tarawih. Sholat Tarawih sendiri merupakan ibadah sunnah yang secara khusus dilakukan pada malam hari selama bulan Ramadan.
Anjuran melaksanakan sholat Tarawih dijelaskan dalam hadis riwayat Ahmad yang berbunyi:
إِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ، وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسْلِمِينَ قِيَامَهُ، فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya : "Ramadhan sejatinya adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa yang berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sama pada hari ia dilahirkan oleh ibunya." (HR Ahmad )
Hadis tersebut menunjukkan bahwasannya selain berpuasa di siang hari, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan sholat qiyam Ramadan atau sholat Tarawih pada malamnya sebagai bentuk ibadah sunnah.
Berikut detikSumbagsel, sajikan informasi mengenai niat, tata cara, dan doa setelah sholat tarawih. Yuk simak!
Niat Sholat Tarawih
Dilansir dari buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha, berikut ini adalah niat sholat tarawih baik sendiri ataupun berjamaah:
1. Niat Sholat Tarawih Sendiri
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati lillahi taʼâlâ.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."
2. Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi taâlâ.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala."
3. Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا الِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati maʻmûman lillâhi taâlâ.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala."
Tata Cara Sholat Tarawih
Dikutip dari buku Shalat Sunnah: Hikmah dan Tuntunan Praktis karya Nasrul Umam Syafi'i & Lukman Hakim, pelaksanaan sholat tarawih dilakukan setiap dua rakaat dengan satu salam.
Berikut ini adalah tata cara sholat Tarawih, antara lain:
- Memulai dengan berniat dalam hati, sesuai seperti yang ada di atas.
- Melakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan "Allahu Akbar".
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca surat lain dari Al-Quran.
- Melakukan rukuk dengan tuma'ninah sambil membaca doa rukuk.
- Berdiri kembali dalam posisi i'tidal dengan tetap tuma'ninah dan membaca doa.
- Melakukan sujud pertama secara tuma'ninah serta membaca doa sujud.
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah dan membaca doa.
- Melakukan sujud kedua secara tuma'ninah serta membaca doa.
- Berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat kedua.
- Pada rakaat kedua, melakukan gerakan yang sama mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua.
- Duduk untuk tasyahud akhir dan membaca doa tasyahud.
- Mengakhiri sholat dengan salam, menoleh ke kanan dan ke kiri dengan mengucapkan salam.
- Lakukan tata cara yang sama hingga 8 atau 20 rakaat.
Doa setelah Tarawih
Agar ibadah Tarawih semakin sempurna, detikers dapat membaca doa setelahnya yang dikenal sebagai Doa Kamilin. Dikutip dari Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani, berikut ini adalah bacaan doa setelah Tarawih atau doa kamilin.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالإيْمَانِ كَامِلِيْن وَلِلفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنِ وَلِلصَّلاةِ حَافِظِيْنِ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْن وَلَمِا عِنْدَكَ طَالِبِيْنِ وَلِعَفْوكَ رَاجِيْنِ وَبِالْهُدَي مُتَمَسِّكِين وَعَن اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنِ وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْن وَفِي الآخِرَةِ رَاغِيين وبالقضَاءِ رَاضِينِ وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنِ وَعَلي البَلَاءِ صَابِريْن وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صلى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنِ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنِ وَإِلَى الجَنَّةِ دَاخِلِيْن وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنِ وَعَلَى سَرِيْرِ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنِ وَمِنْ حُوْرٍ عِينٍ مُتَزَوِّحِينِ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاج مُتَلبِّسِيْن وَمِنْ طَعَامِ الجَنَّةِ آكِلِينِ وَمِنْ لَّبَن وَعَسَلٍ مُصَفًّى شاريين بأكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِي أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّين وَالصَّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّالِحِيْن وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بالله عَلِيْمًا اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي لَيْلَةِ هَذا الشَّهْرِ الشَّرِيفَةِ المُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ المَقْبُوْلِيْن وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينِ
Arab Latin: Allâhummaj'al bil îmâni kâmilîn walilfarâidhi muaddîn walishshalâti hâfidzîn walizzakâti fâ'ilîn walimâ 'indaka thâlibîn wali'afwika râjîn wabil hudâ mutamassikîn wa 'anillaghwi muʼridhîn wafid-dunyâ zâhidîn wafîl âkhirati râghibîn wa bil gadhâ'i râdhîn walin-na'mâ'i syâkirîn wa 'alâl balâ'i shâbirîn watahta liwâ'i sayyidinâ Muhammadin shallallahu 'alayhi wa sallama yawmal qiyâmati sâirin wailâlhawdhi wâridîn wailâl-jannati dâkhilîn waminan-nâri nâjîn wa 'alâ sarîr al-karâmati qâ'idîn wamin hûrin 'în mutazawwijîn wamin sundusin wastabraqin wadîbâjin mutalabbisin wa min tha'âmil jannati âkilîn wa min labanin wa 'asalin mushaffan syâribîn bi akwâbin wa abârîqa wa kaʼsin min maʼîn ma'alladzî an'amta 'alayhim minannabiyyîn wash-shiddîqîn wasy-syuhâdâ' wash-shâlihîn wa hasuna ulâ'ika rafîqan dzâlikal fadhlu minallâhi wakafâ billâhi 'alîma. Allâhummaj'alnâ fîlaylati hâdzasyahr syarîfatil mubârakati min al-syu'âdâ'il maqbûlîn wa lâ taj'alnâ minal asyqiyâ'il mardûdîn washallallâhu 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa âlihi washahbihi ajma'în birahmatika ya ar-hamar-râhimîn.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami manusia yang senantiasa menyempurnakan iman kami, melaksanakan perintah menjalankan kewajiban-Mu, menjalankan salat, menunaikan zakat, memohon serta mengharap ampunan-Mu, yang berpegang teguh kepada petunjuk (yang Kau berikan), meninggalkan kemungkaran, hidup dengan sederhana di dunia, mengharap surga di akhirat, berpasrah pada takdir, bersyukur pada nikmat dan bersabar atas cobaan di bawah bendera syariat Muhammad SAW pada hari kiamat. Dari ajarannya kami datang, ke surga kami menuju, dan juga kami selamat dari api neraka. Kami duduk di atas kain sutra kemuliaan, kami menikahi bidadari yang cantik dan jelita. Kami memakai pakaian yang terbuat dari permadani, sutra, dan perhiasan mewah lainnya. Kami makan dari masakan yang telah tersedia di surga.
Kami meminum madu dan susu dengan menggunakan gelas mewah bersama para nabi, orang jujur, syuhada, orang saleh, dan mereka akan menjadi teman setia di surga kelak. Demikianlah keutamaan dari Allah. Allah Maha Mengetahui atas segala yang dilakukan oleh hamba-Nya. Ya Rabb, jadikan kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini sebagai orang-orang yang senantiasa bahagia dan engkau ampuni. Serta janganlah masukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa bersedih dan tertolak. Kami senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya secara keseluruhan dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang dari yang penyayang."
Demikian informasi mengenai niat, tata cara, dan doa setelah sholat Tarawih. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(csb/csb)











































