Tiga Doa Menyambut Bulan Ramahan yang Dianjurkan Rasullah SAW

Tiga Doa Menyambut Bulan Ramahan yang Dianjurkan Rasullah SAW

Rika Amelia - detikSumbagsel
Rabu, 18 Feb 2026 17:40 WIB
jadwal puasa rajab
Ilustrasi doa (Foto: H9images/Freepik)
Palembang -

Menjelang datangnya bulan suci, banyak umat muslim mulai mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah dengan membaca doa menyambut bulan Ramadan sebagai bentuk harapan agar diberikan umur panjang, kesehatan serta kesempatan beribadah dengan maksimal.

Bulan Ramadan merupakan momen istimewa yang penuh keberkahan. Di bulan inilah Al-Qur'an diturunkan dan setiap amal ibadah dilipat gandakan pahalanya. Oleh karena itu, membaca doa sebelum Ramadan tiba menjadi salah satu bentuk persiapan spiritual agar hati lebih siap menyambut bulan suci.

Berikut tiga doa menyambut bulan Ramadan yang dianjurkan dan sering diamalkan oleh Rasulullah SAW beserta artinya. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga Doa Menyambut Bulan Ramadan yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Dikutip laman Nu Online Lampung dan Nu Online Jabar, pada awal bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa dan memohon kepada Allah sebagaimana doa yang dahulu dibaca oleh Rasulullah saw.

1. Doa Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ

ADVERTISEMENT

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya: Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan.

Hadis ini disebutkan oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitabnya Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam (Madinah: Maktabah At-Thayyibah, tanpa tahun terbit), halaman 108.

2. Permohonan Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā'a bi syahri kadzā.

Artinya: Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini. (HR Abu Dawud).

3. Doa Rasulullah Setelah Melihat Hilal Ramadhan

Berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW membaca doa berikut ketika melihat hilal:

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ

Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'azhīmi. Allāhumma innī as'aluka khaira hādzas syahri, wa a'ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya: Allah maha besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar.

Amalan Menyambut Bulan Ramadan

Berikut ini terdapat beberapa poin amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

1. Segera bertaubat dan menjauhi maksiat

Sebelum Ramadan tiba, penting untuk membersihkan diri dengan taubat yang sungguh-sungguh. Memohon ampun kepada Allah dan berusaha meninggalkan kebiasaan buruk akan membuat hati lebih siap menjalani ibadah puasa dengan khusyuk.

2. Memahami aturan dasar puasa

Agar puasa sah dan bernilai pahala, kita perlu mengetahui ketentuan dasarnya, seperti rukun, syarat, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Dengan begitu, kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga mendapatkan pahala yang sempurna.

3. Lebih dekat dengan Al-Quran

Ramadan adalah bulan Al-Qur'an, sehingga sudah seharusnya kita mulai membiasakan diri membaca, menghafal, dan memahami isinya. Ini juga meneladani Rasulullah SAW yang memperbanyak tadarus selama bulan Ramadan.

4. Menguatkan niat untuk berbuat kebaikan

Niat menjadi landasan setiap amal. Menjelang Ramadan, tanamkan tekad untuk memperbanyak ibadah seperti tadarus, sedekah, dan amal saleh lainnya agar bulan suci lebih bermakna.

5. Menambah wawasan tentang Ramadan

Sebelum Ramadan datang, luangkan waktu untuk kembali mempelajari hal-hal seputar puasa dan keutamaannya, baik melalui kajian, artikel, maupun membaca kitab, agar ibadah yang dijalankan lebih baik dan sesuai tuntunan.

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Tri Andayani: Jalani Ramadan dengan Lebih Khusyuk"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads