Masjid Agung Palembang menyiapkan dua sesi layanan buka puasa selama Ramadan 1447 Hijriah, dengan total sajian yang bisa mencapai 1.000 porsi per hari pada akhir pekan. Layanan ini diperuntukkan bagi jemaah dan musafir yang berbuka di masjid kebanggaan warga Palembang tersebut.
Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang, Kemas Iqbal Hasan Zainal, mengatakan sesi pertama adalah iftar atau pembuka puasa. Pada tahap ini, panitia membagikan sekitar 400 paket kurma dan air mineral kepada jemaah, sekitar 30 menit sebelum azan Magrib.
"Untuk sesi pertama, kami siapkan paket kurma dan air mineral yang dibagikan menjelang berbuka. Itu untuk membantu jemaah membatalkan puasa sebelum salat Magrib," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pelaksanaan salat Magrib, jemaah diarahkan menuju Ruang Kuba untuk mengikuti sesi kedua, yakni makan bersama dengan menu nasi. Pada hari biasa, panitia menyiapkan sedikitnya 600 paket makan.
"Untuk makan nasi setelah Magrib, minimal kami siapkan 600 paket setiap hari. Di malam Jumat, akhir pekan, atau hari libur bisa mencapai 800 hingga 1.000 orang," ungkap Iqbal.
Iqbal menjelaskan, jumlah tersebut disesuaikan dengan lonjakan kehadiran jemaah yang biasanya meningkat signifikan pada malam-malam tertentu dan hari libur. Karena itu, panitia selalu mengantisipasi tambahan porsi agar seluruh jemaah, termasuk musafir, tetap terlayani.
Dengan sistem dua sesi ini, pengurus berharap pelaksanaan buka puasa di Masjid Agung Palembang dapat berjalan tertib, nyaman, serta mempererat kebersamaan antarjemaah selama bulan suci Ramadan.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































