Syirik merupakan perbuatan maksiat sekaligus dosa besar dalam agama Islam. Syirik terbagi ke dalam dua jenis yaitu syirik akbar (besar) dan syirik asghar (kecil).
Syirik Akbar merupakan syirik yang dapat membuat seseorang keluar dalam Islam (murtad). Bahaya dari syirik ini tercantum dalam beberapa surah dalam Al-Quran.
Berikut detikSumbagsel sajikan, rangkuman informasi mengenai syirik akbar. Yuk, simak!
Mengenal Syirik Akbar
Dilansir dari buku Membongkar Kesesatan Perilaku Syirik oleh Perdana Akhmad, Syirik akbar (besar) merupakan penyebab keluarnya seseorang dari agama Islam dan jika yang bersangkutan meninggal dalam keadaan demikian, akan kekal di neraka. Hakikat dari syirik ini adalah memalingkan salah satu jenis ibadah kepada selain Allah, seperti menyembah selain Allah, bernazar untuk selain Allah, memohon perlindungan selain dari Allah, dan sebagainya.
Thariq bin Syihab menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Ada seseorang masuk surga karena seekor lalat, dan ada seseorang masuk neraka karena seekor lalat pula." Para shahabat bertanya: "Bagaimana hal itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab: "Ada dua orang berjalan melewati suatu kaum yang mempunyai berhala, yang mana tidak seorang pun melewati berhala itu sebelum mempersembahkan kepadanya suatu kurban. Ketika itu, berkatalah mereka kepada salah seorang dari kedua orang tersebut: Persembahkanlah kurban kepadanya! Dia menjawab: Aku tidak mempunyai sesuatu yang dapat kupersembahkan kepadanya. Mereka pun berkata kepadanya lagi: Persembahkan sekalipun seekor lalat. Lalu orang itu mempersembahkan seekor lalat, mereka pun memperkenankan dia untuk meneruskan perjalanan. Maka dia masuk neraka karenanya. Kemudian berkatalah mereka kepada seorang yang lain: Persembahkanlah kurban kepadanya. Dia menjawab: Aku tidak patut mempersembahkan sesuatu kurban kepada selain Allah Azza wa Jalla. Kemudian mereka memenggal lehernya, karenanya orang ini masuk surga." (HR. Imam Ahmad).
Bentuk Syirik Akbar
Dilansir dari kitab Kiat Membersihkan Hati dari Kotoran dan Maksiat, lbn Qayyim al-Jauziyah, syirik akbar terbagi ke dalam empat bentuk, antara lain.
1. Syirik Doa
Syirik doa adalah perbuatan memohon atau berdoa tidak hanya kepada Allah SWT, tetapi juga kepada selain-Nya.
فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا تَجْهُمْ إِلَى الْبَرِ إِذَا هُمْ يُشْرِكُوْنَ
Artinya: "Maka seandainya mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh rasa pengabdian (Ikhlas) kepada-Nya, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)." (QS. Al-'Ankabut: 65)
2. Syirik Mahabbah
Syirik mahabbah atau syirik kecintaan adalah sikap menyamakan rasa cinta selain Allah SWT dengan kecintaan kepada Allah SWT.
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ ٱللَّهِ ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ إِذْ يَرَوْنَ ٱلْعَذَابَ أَنَّ ٱلْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعَذَابِ
Artinya: Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
3. Syirik dalam Niat, Keinginan, dan Tujuan
Syirik dalam niat, keinginan, dan tujuan adalah saat ketika seseorang melakukan suatu ibadah bukan karena Allah SWT, tetapi ditujukan kepada selain-Nya.
مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَٰلَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ
Artinya: Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.
4. Syirik Ketaatan
Syirik ketaatan merupakan perbuatan menaati selain Allah SWT dalam hal-hal yang bertentangan dengan perintah-Nya atau mengandung unsur kemaksiatan kepada Allah SWT.
ٱتَّخَذُوٓا۟ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَٰنَهُمْ أَرْبَابًا مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوٓا۟ إِلَٰهًا وَٰحِدًا ۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَٰنَهُۥ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Artinya: Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Bahaya Syirik Akbar
Dikutip dari laman lmsspada Kemdiktisaintek, berikut ini sejumlah bahaya dari syirik akbar antara lain:
1. Kezaliman Besar
Allah berfirman dalam surat Luqman ayat 13:
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَابُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Artinya: Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
(dai/dai)