Jadwal Gerhana Bulan 2026 Lengkap, Bisakah Dilihat di Indonesia?

Jadwal Gerhana Bulan 2026 Lengkap, Bisakah Dilihat di Indonesia?

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Sabtu, 17 Jan 2026 22:00 WIB
Jadwal Gerhana Bulan 2026 Lengkap, Bisakah Dilihat di Indonesia?
Foto: Ilustrasi gerhana bulan (iStockphoto)
Palembang -

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena langit yang kerap kali menarik perhatian publik. Sepanjang 2026 tercatat terdapat dua jenis gerhana bulan yang akan terjadi.

Dilansir dari National Aeronautics and Space Administration (NASA), gerhana bulan terjadi saat Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada fase bulan purnama. Posisi ini membuat bayangan Bumi menutupi Bulan, sehingga Bulan tampak lebih gelap atau berwarna kemerahan.

Lalu apakah gerhana bulan ini dapat dilihat di Indonesia? Berikut ini detikSumbagsel sajikan informasi seputar gerhana bulan 2026. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal dan Lokasi Gerhana Bulan 2026

NASA merilis waktu dan lokasi terjadinya gerhana bulan selama tahun 2026. Tanggal yang tertera untuk setiap gerhana adalah tanggal setempat saat gerhana terjadi.

1. Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Gerhana bulan total akan terjadi pada 3 Maret 2026. Fenomena ini dapat terjadi ketika Bulan sepenuhnya masuk dalam bayangan inti Bumi sehingga permukaannya tampak lebih gelap dan kemerahan.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari NASA, gerhana bulan total ini bahkan dapat dilihat di sejumlah wilayah seperti Kepulauan Pasifik, Amerika, bahkan Asia dan Australia. Akan tetapi berdasarkan fase bulan yang dirilis BMKG, keterlihatan gerhana di Indonesia bergantung pada posisi bulan dan kondisi cuaca.

2. Gerhana Bulan Sebagian 27-28 Agustus 2026

Gerhana bulan sebagian akan menjadi fenomena gerhana terakhir yang terjadi di tahun 2026. Gerhana ini terjadi pada 27 hingga 28 Agustus 2026. Pada peristiwa ini, hanya sebagian Bulan yang masuk ke bayangan bumi.

Melansir dari kalender gerhana internasional, gerhana bulan sebagian dapat diamati di beberapa wilayah dunia, seperti Amerika, Eropa. Afrika, dan Asia Barat. Lalu apakah juga bisa dilihat di Indonesia? Berdasarkan keterangan BMKG mengenai fase Bulan 2026, belum ada kepastian seluruh fase gerhana dapat dilihat dari Indonesia karena bergantung pada waktu terbit Bulan dan kondisi atmosfer.

Cara Melihat Gerhana Bulan

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang paling mudah diamati. Berbeda dari Gerhana matahari, gerhana ini dapat dilihat langsung dengan mata telanjang. Berikut tips dan cara melihat gerhana bulan:

1. Pilih Lokasi dengan Pandangan Luas

Gerhana bulan dapat dinikmati dari mana saja asalkan cuaca berada dalam kondisi bagus dan tidak ada awan yang menutupi langit. Pilih tempat terbuka seperti lapangan, pantai, atau rooftop gedung agar pandangan ke arah langit lebih leluasa.

2. Pantau Prakiraan Cuaca

Kondisi cuaca sangat amat menentukan apakah gerhana bulan dapat dilihat atau tidak. Awan tebal atau hujan deras akan menutupi pandangan. Sebelum hari H, pantau prakiraan cuaca melalui BMKG atau aplikasi cuaca agar detikers dapat memilih lokasi alternatif.

3. Pahami Jadwal Sesuai Zona Waktu

Mengingat Indonesia terbagi menjadi tiga zona waktu (WIB, Wita, WIT), maka jadwal pengamatan gerhana setiap daerah akan berbeda. Misalnya, saat fase gerhana dimulai pukul 21.00 WIB, maka masyarakat yang tinggal di Wita akan melihatnya di pukul 22.00, sedangkan di WIT pukul 23.00.

4. Menggunakan Alat Bantu atau Tanpa Alat

Salah satu hal istimewa dari gerhana bulan adalah fenomena ini aman dan mampu dilihat dengan mata telanjang, berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan kacamata dengan filter khusus. Selain itu, jika menggunakan teleskop maka detail permukaan bulan akan terlihat semakin jelas, seperti kawah dan warna kemerahan saat fase total.

Demikian informasi mengenai jadwal gerhana bulan 2026. Semoga berguna, ya!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads