Gerhana Matahari Cincin dan Total Akan Terjadi di 2026, Ini Jadwal-Lokasinya

Gerhana Matahari Cincin dan Total Akan Terjadi di 2026, Ini Jadwal-Lokasinya

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Jumat, 16 Jan 2026 07:30 WIB
Total eclipse of the Sun. The moon covers the sun in a solar eclipse.
Ilustrasi Gerhana Matahari (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pitris)
Palembang -

Fenomena gerhana matahari merupakan salah satu peristiwa astronomi yang menarik perhatian publik. Sepanjang 2026, tercatat terdapat dua jenis gerhana matahari yang akan terjadi.

Dilansir laman National Aeronautics and Space Administration (NASA), gerhana matahari terjadi ketika bulan melintas di antara matahari dan bumi, menghalangi setidaknya sebagian matahari dan menyorot bayangan ke bumi. Terdapat empat jenis gerhana matahari mulai dari total, cincin, sebagian, dan hibrida.

Lalu apakah gerhana matahari ini dapat dilihat di Indonesia? Berikut ini detikSumbagsel sajikan informasi seputar gerhana matahari 2026. Yuk, simak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal dan Lokasi Gerhana Matahari 2026

Nasa merilis waktu dan lokasi terjadinya gerhana matahari selama tahun 2026. Tanggal yang tercantum untuk setiap gerhana adalah tanggal setempat saat gerhana terjadi. Berikut ini detikSumbagsel sajikan jadwal lengkapnya.

1. Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Pada peristiwa ini, Bulan berada pada titik terjauhnya dari Bumi sehingga tampak lebih kecil dan tidak mampu menutupi Matahari seutuhnya sehingga terlihat seperti cincin cahaya.

ADVERTISEMENT

Merujuk data NASA, jalur utama dari gerhana matahari cincin ini berada di wilayah Antartika. Sementara itu, beberapa wilayah seperti Afrika, Amerika Selatan, Samudra Pasifik, Samudra Atlantik dan Samudra Hindia dapat menyaksikan gerhana sebagian.

Indonesia sendiri tidak termasuk ke wilayah yang dapat melihat fenomena ini karena tidak berada dalam jalur visibilitas gerhana.

2. Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Pada peristiwa ini, Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, dan sepenuhnya menutupi matahari.

Merujuk data NASA, jalur gerhana matahari total ini melintasi wilayah Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia, dan sebagian kecil wilayah Portugal. Sementara itu, wilayah Eropa, Afrika, Amerika Utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik dan Samudra Pasifik dapat menyaksikan gerhana sebagian.

Indonesia tidak termasuk ke dalam wilayah yang dapat menyaksikan gerhana matahari total ini.

Bagaimana Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari

Berikut ini beberapa cara aman dalam mengamati gerhana matahari dilansir dari laman Observatorium Bosscha ITB, antara lain:

1. Proyeksi di Bawah Pepohonan

Mengamati Matahari dapat dilakukan tanpa menatapnya secara langsung, salah satunya dengan melihat proyeksi bayangannya. Celah di antara dedaunan pohon berfungsi sebagai lubang alami yang memproyeksikan bayangan Matahari ke permukaan tanah atau lantai.

2. Proyeksi dengan Saringan atau Biskuit

Selain menggunakan pepohonan, gerhana Matahari juga dapat diamati dengan alat sederhana seperti saringan atau biskuit yang berlubang. lubang- lubang kecil pada saringan atau biskuit akan memproyeksikan cahaya Matahari ke permukaan lain.

Untuk melihat hasilnya, letakkan selembar kertas putih di bawah saringan atau biskuit tersebut. Bayangan Matahari akan tampak pada kertas, sehingga pengamatan dapat dilakukan tanpa menatap secara langsung.

3. Proyeksi dengan Lubang Jarum

Alat proyeksi lubang jarum dapat dibuat dengan sederhana menggunakan dua lembar kertas. Salah satu kertas dilubangi kecil menggunakan jarum. Cahaya Matahari yang masuk melalui lubang akan membentuk bayangan Matahari pada kertas lain. Lubang dapat dibuat satu atau beberapa titik sekaligus.

4. Kacamata Matahari

Teknik lainnya menggunakan kacamata khusus seperti kacamata matahari. Kacamata ini memiliki lapisan filter khusus yang menyaring lebih dari 99,99% cahaya tampak matahari, termasuk radiasi inframerah (IR) dan ultraviolet (UV) yang berbahaya sehingga aman digunakan.

Kertas film atau kacamata hitam biasa tidak memiliki kemampuan yang sama sehingga tidak dapat digunakan.

Itulah dia informasi seputar jadwal dan lokasi gerhana matahari 2026. Semoga bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: 5 Mitos Gerhana Matahari yang Dibantah Sains "
[Gambas:Video 20detik] (csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads