Setiap manusia tidak luput dari dosa dan kesalahan. Karena itu, Islam memberikan kesempatan untuk menebus kesalahan melalui salat tobat. Tujuannya, satu yakni mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hal ini sejalan dengan Kitab Suci umat Islam atau Al-Qur'an yang menganjurkan manusia untuk senantiasa meminta ampunan melalui surah At Tahrim ayat 8, yang berbunyi:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: "Hai orang-orang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan Nasuha atau taubat yang sebenar-benarnya."
Selain itu, anjuran ini juga diperkuat dengan sabda Nabi kita Muhammad SAW yang berbunyi:
كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
Artinya: Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang berbuat kesalahan dan sebaik-baiknya orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat," (HR Ibnu Majah).
Penasaran bagaimana tata cara pelaksanaan salat tobat? Yuk simak, berikut detikSumbagsel rangkum tata cara, doa dan waktu mustajab untuk melakukan salat tobat.
Tata Cara Salat Tobat
Dilansir laman resmi Majelis Ulama Indonesia, salat tobat telah dianjurkan dilaksanakan oleh keempat Imam Mahzab yang kita kenal seperti Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi'i dan Imam Hambali.
Keempatnya menganjurkan ibadah ini dengan didasari kepada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari para Sahabat Nabi Ali Bin Abi Thalib dan Abu Bakar As-Shidiq bahwasannya Rasulullah pernah bersabda:
Dari Ali bin Abi Thalib RA, dia berkata, "Aku mendengar dari Nabi SAW hadits yang Allah memberikan manfaat bagiku darinya, apapun Dia inginkan, dan dan jika selainnya memberitakan kepadaku hadits, maka aku memintanya bersumpah, maka jika ia bersumpah, maka aku pun membenarkannya. Dan Abu Bakar mengisahkan hadits kepadaku, dan dia telah jujur, dari Nabi SAW beliau berkata, "Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu dia bergegas wudhu, melakukan shalat dua rakaat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)
Adapun tata cara melaksanakan salat tobat sebagai berikut:
1. Persiapan dan Niat
Sebelum memulai, pastikan detikers berwudhu dengan sempurna (isbaghul wudhu). Wudhu sendiri secara simbolis adalah penggugur dosa-dosa kecil yang dilakukan oleh anggota tubuh kita.
Niat salatTahajud:
أصَلَّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallii sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala."
2. Urutan Bacaan dan Gerakan
Meskipun secara teknis sama dengan shalat sunnah lain, detikers disarankan untuk melakukannya dengan tuma'ninah dan tidak terburu-buru.
Rakaat Pertama:
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Kafirun. Tujuannya adalah untuk berikrar bahwa kita berlepas diri dari kekufuran dan perbuatan maksiat yang menyerupai perilaku orang yang tidak beriman.
Rakaat Kedua:
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Ikhlas. Sebagai bentuk pemurnian tauhid, mengakui bahwa hanya Allah tempat bergantung dan hanya Dia yang berkuasa menghapuskan dosa sebesar apa pun.
- Sujud Terakhir
Waktu sujud adalah saat hamba paling dekat dengan Tuhannya. Perlama sujud detikers dan bacalah:
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Arab Latin: Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dhaalimiin.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."
3. Rangkaian Dzikir Setelah Salam
Setelah menyelesaikan salat, jangan langsung berdiri setelah salam. Duduklah dengan tenang dan lakukan urutan dzikir berikut:
- Mengucapkan Astaghfirullahal 'adzim sebanyak 33x atau 100x
- Sayyidul Istighfar, Ini adalah doa yang paling utama. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membacanya dengan yakin di malam hari lalu wafat, maka ia termasuk penghuni surga.
- Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir. Masing-masing 33x untuk menenangkan hati.
- Membaca Shalat Nabi. Sebagai perantara agar doa lebih mudah terangkat ke langit.
4. Adab Berdoa Saat Bertobat
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar doa detikers benar-benar tembus dan diijabah, perhatikan adab berikut:
- Mengangkat Kedua Tangan, setinggi dada dengan telapak tangan terbuka.
- Mengakui Dosa secara Spesifik, akui dan sebutkan dosa apa yang detikers sesali di dalam hati. Menangislah jika bisa, jika tidak bisa menangis, maka usahakanlah hati detikers merasa sedih karena telah bermaksiat kepada Sang Pencipta.
- Memuji Allah di Awal Doa, mulailah dengan menyebut Asmaul Husna yang relevan seperti Ya Ghaffar (Maha Pengampun), Ya Tawwab (Maha Penerima Taubat), atau Ya Arhamar Rahimin (Maha Penyayang).
Simak Video "Video: Dakwah Pop Culture Lewat "Panduan Salat Anak Skena" "
(mep/mep)