Fenomena Supermoon 5 November 2025: Waktu, Cara Melihat, dan Dampaknya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Selasa, 04 Nov 2025 22:00 WIB
Ilustrasi fenomena Supermoon. (Foto: Siar Mayasara/detikSulsel)
Palembang -

Masyarakat Indonesia bisa melihat fenomena Supermoon 5 November 2025 untuk menyaksikan cahaya Bulan yang lebih terang dari biasanya. Sudah tahu kapan waktu dan cara melihatnya?

Dikutip buku Melihat Semesta karya Afrizal Efendi dkk, Supermoon adalah suatu fenomena yang terjadi saat Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi. Orbit Bulan ketika saat mengelilingi Bumi bukan berbentuk lingkaran, melainkan berbentuk oval atau elips, serupa orbit Bumi pada Matahari.

Karena bentuk yang oval itulah Bulan bisa berada di titik terdekat ataupun terjauh dari Bumi. Nah, titik terdekat dari bulan ke Bumi disebut dengan Perigee. Sedangkan titik terjauh dari Bulan ke Bumi disebut Apogee.

Supermoon 5 November 2025

Pada tahun 2025, Supermoon terjadi tiga kali yakni pada 7 Oktober, 5 November, dan 4 Desember. Dilansir Instagram @tandawaktubmkg, fase purnama perigee 5 November dapat diamati pukul 20.19 WIB.

Pada saat itu, jarak Bumi ke Bulan adalah 356.980 km. Ukuran semi diameter Bulan sebesar 16' 43,87". Bulan akan tepat di perigee pada 6 November 2025 pukul 05.28 WIB.

Pada momen itu bisa diamati di belahan Bumi yang masih malam hari. Supermoon kali ini menunjukkan jarak terdekat Bumi ke Bulan sepanjang tahun 2025.



Simak Video "Penampakan Cantik Blue Supermoon Hiasi Langit Sydney"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork