Antrean BBM Masih Mengular di Parepare, Warga Antre hingga 30 Menit

Ardiansyah - detikSulsel
Rabu, 01 Apr 2026 20:02 WIB
Foto: Antrean BBM di SPBU Parepare. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih padat. Warga rela mengantre hingga 30 menit di SPBU karena khawatir harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan naik.

Pantauan detikSulsel di SPBU Soreang, Jalan HAM. Arsyad, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Rabu (1/4/2026) masih terlihat padat kendaraan motor hingga truk. Antrean motor bahkan masih mengular hingga badan jalan.

Salah seorang pemotor bernama Irwan mengaku rela antre lama. Dia khawatir karena mendapat informasi harga BBM akan naik.

"Iya harus rela antre begini pak. Karena saya dengar mau naik harganya tanggal 1 April. Sekitar 20 menit antre. Memang tadi sampai di dekat jalanan tadi itu antrean," ujar Irwan saat ditemui di lokasi.

Irwan mengungkapkan, isu kenaikan harga BBM ternyata tidak benar. Dia mengaku harga BBM yang dia dapatkan setelah antre masih sama dari sebelumnya.

"Alhamdulillah tidak ada kenaikan. Tidak ada masalah. Kemarin itu buru-buru pergi antre karena katanya mau naik," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pemotor lainnya, Nasir mengaku antre karena motornya kehabisan BBM. Dia mengungkapkan, fenomena antre BBM itu juga terjadi di sejumlah SPBU di Parepare.

"Kebetulan memang habis bensinnya motor pak. Iya harus antre karena kan memang begitu semua SPBU," ujarnya.

Dia mengungkapkan, sempat mendapatkan informasi soal isu kenaikan harga BBM. Olehnya itu, dia memilih langsung memastikan harga BBM di SPBU.

"Iya sempat dengar juga katanya mau naik harga BBM hari ini. Tapi alhamdulillah ternyata masih sama harganya," katanya.

"Ada juga informasi katanya sudah naik BBM. Tapi memang ini antre lebih lama dari sebelumnya. Sekitar 20 sampai 30 menit di sini," lanjutnya.

Pertamina Tambah Suplai

Terlihat Walikota Parepare, Tasming Hamid dan pihak Pertamina juga turun memantau antrean di SPBU. Mereka berbincang bersama para pemotor dan sopir mobil yang tengah mengantre menunggu giliran pengisian BBM.

Menanggapi fenomena panic buying itu, pihak Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Kota Parepare dalam kondisi aman. Untuk menormalkan situasi, suplai BBM jenis Pertalite ditambah hingga tiga kali lipat dari penyaluran normal.

"Rata-rata kalau Parepare itu 8 KL, tapi hari ini disuplai oleh FT Parepare masuk 24 KL Pertalite," ujar Asisten SBM Wilayah Parepare Pertamina Patra Niaga, Rudi Partang saat ditemui detikSulsel di SPBU Soreang, Rabu (1/4).

Rudi menjelaskan, peningkatan stok ini menyasar titik-titik yang mengalami antrean panjang, seperti SPBU Ujung Bulu, SPBU Soreang, dan SPBU Patung Pemuda. Pihaknya menjamin ketersediaan di Fuel Terminal (FT) Parepare sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita jamin ketersediaan stok, malah kita tambah. Kita juga bergerak ke lapangan untuk antisipasi kemacetan di SPBU dengan menggunakan marshal," jelasnya.

Menurut Rudi, antrean panjang yang terjadi belakangan ini dipicu oleh isu hoaks terkait kenaikan harga BBM per 1 April. Hal tersebut membuat warga berbondong-bondong melakukan pengisian kendaraan secara bersamaan.

"Alhamdulillah, kalau panic buying-nya sudah kita atasi dengan stoknya. Sekarang ini stok di Depot Parepare sudah normal, sudah bagus. Tiap hari ada ke SPBU, malah ditambah untuk Kota Parepare," ungkap Rudi.

Pihak Pertamina pun mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang tidak benar dan tetap melakukan pembelian secara wajar. Penambahan suplai ekstra ini akan terus dilakukan hingga kondisi di lapangan benar-benar stabil.

"Paling kemarin ada panic buying di masyarakat. Sudah kita imbau ke masyarakat Parepare jangan panik, atasi isu yang beredar," katanya.



Simak Video "Video: Warga 'Panic Buying' BBM, Antrean SPBU di Purwakarta Picu Kemacetan"


(ata/nvl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork