PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026. Kendati begitu, antrean kendaraan masih panjang di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini.
Pantauan detikSulsel di SPBU Pettarani, Rabu (1/4/2026) pukul 10.00 Wita, antrean kendaraan mengular hingga ke badan jalan. Tampak sejumlah mobil truk, pikap, dan minibus antre hingga depan Kantor KPU Sulsel.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami perlambatan. Pasalnya mobil antre menggunakan satu lajur jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengawas di SPBU ini, Wildan mengaku antrean sudah terjadi beberapa hari terakhir usai libur Lebaran hingga saat ini. Namun dia memastikan stok tetap aman meski kendaraan antre hingga pukul 23.00 Wita.
"Mobil antre biasa sampai kami tutup jam 11.00 (malam). Tidak pernah habis stok," kata Wildan kepada detikSulsel, Rabu (1/3).
Wildan mengaku tidak tahu persis penyebab kendaraan masih antre panjang hingga hari ini. Apalagi sudah ada keputusan soal harga BBM tidak mengalami kenaikan.
"Tidak ada kenaikan harga baik subsidi maupun non subsidi. Kurang tahu kalau masalah itu (penyebab antrean masih panjang)," tuturnya.
"Sekitar Hotel Amaris lari ke sini semua orang khusus untuk solar. Baru di sebelah (Rappocini) dia tidak ada solar," tambah Wildan.
Pengisian BBM di SPBU ini, kata Wilda, masih berjalan normal seperti sebelumnya. Dia menegaskan belum ada pemberlakuan kebijakan pembatasan pengisian BBM.
"Belum ada informasi soal itu, belum ada perintah. (Kuota pengisian BBM) masih bergantung barcode," jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah memastikan harga BBM jenis pertalite, solar dan pertamax tidak akan mengalami kenaikan pada 1 April 2026. Pertamina belum melakukan penyesuaian harga BBM subsidi dan non subsidi imbas kenaikan harga minyak global.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Kementerian ESDM dan Pertamina sudah melakukan koordinasi atas petunjuk Presiden Prabowo Subianto. Koordinasi itu dilakukan agar setiap keputusan bisa diambil mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi," tegas Prasetyo dalam keterangannya dilansir dari detikFinance, Selasa (31/3).
