Jadi Langganan Banjir, Drainase di Paccerakkang Makassar Dikeruk

Muh. Izhar Attar Syach - detikSulsel
Jumat, 16 Okt 2026 17:30 WIB
Foto: Makassar
Makassar -

Sejumlah drainase di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeruk. Langkah ini dilakukan untuk mengintensifkan saluran air lantaran wilayah tersebut kerap menjadi langganan banjir.

Pengerukan dilakukan Pemkot Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kawasan ini dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan, termasuk di Kompleks Mangga Tiga dan Kompleks Gubernur.

"Paccerakkang memang menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Makassar. Karena itu, kami melakukan normalisasi saluran untuk memastikan aliran air tidak terhambat," ujar Kepala Bidang Drainase PU Makassar, Lukmanul Hakim, Kamis (15/10/2026).

Proses pembersihan dan pengerjaan saluran drainase dilakukan beberapa hari lalu. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi genangan menjelang musim hujan November dan Desember mendatang.

Dia menjelaskan, normalisasi dilakukan dengan membersihkan saluran, memperbaiki drainase di sisi jalan, serta mengecek kondisi pintu air. Proses pengerjaan dilakukan beberapa hari lalu di sepanjang Jalan Paccerakkang.

Dinas PU mengerahkan sekitar 150 personel Satuan Tugas (Satgas) Drainase. Dari hasil pengerjaan di lapangan, petugas menemukan sejumlah saluran yang mengalami penyempitan akibat penumpukan sampah.

"Selain itu, terdapat pula saluran yang tersumbat sampah sehingga menghambat aliran air," tambahnya.

Kondisi tersebut membuat kapasitas saluran berkurang dan memperlambat aliran air saat curah hujan meningkat. Normalisasi pun difokuskan tidak hanya pada pengangkatan sedimen, tetapi juga menjaga fungsi infrastruktur drainase agar optimal.

Langkah ini bagian dari arahan Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin untuk mengantisipasi banjir. Lukman menekankan, upaya pemerintah dalam menangani persoalan banjir perlu didukung dengan kesadaran masyarakat.

Masyarakat diimbau tidak membuang sampah ke selokan, tidak menutup jalur air, serta rutin membersihkan saluran sekitar rumah. Normalisasi drainase diharapkan memberikan manfaat lebih optimal dalam mengurangi risiko genangan saat musim hujan tiba.

"Tim Satgas di PU terus siaga langkah antisipatif sejak dini, agar membersihkan aliran air tetap lancar dan masyarakat dapat menjalani aktivitas saat hujan," pungkasnya.



Simak Video "Video: Banjir Luluh Lantakkan Sumsel Usai Empat Jam Diguyur Hujan"

(sar/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork