Beda Klaim Warga dan Aditarina soal Sengketa Lahan Berakhir Ricuh di Makassar

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 24 Jul 2026 08:43 WIB
Konstatering atau pengukuran lahan sengketa di Komplek Aditarina, Kota Makassar. Foto: Reinhard Soplantila/detikSulsel
Makassar -

Warga Perumahan Aditarina dan PT Aditarina Arispratama saling klaim terkait kepemilikan lahan di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Proses konstatering lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) berakhir ricuh.

Diketahui, petugas BPN dikawal aparat kepolisian mendatangi objek sengketa di Perumahan Aditarina, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. Namun warga menghalangi petugas masuk ke lokasi sengketa.

Warga yang sudah menunggu langsung melempari petugas menggunakan batu, petasan hingga anak panah busur. Aparat kepolisian kemudian melepaskan tembakan peringatan dan gas air mata ke arah massa warga.

"Hari ini itu kami ada permohonan dari BPN untuk melakukan konstatering yaitu pemetaan kondisi tanah wilayah itu ya pengukuran lah dengan menggunakan satelit itu dilakukan di wilayah PT Aditarina," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana kepada wartawan di lokasi.

Arya mengatakan pengamanan kegiatan tersebut melibatkan 1.091 personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel, Polsek Manggala. Dia mengakui ada perlawanan dari massa warga yang memblokade jalan hingga melempari aparat dengan batu.

"Ini masyarakat yang belum paham mungkin ada resisten sedikit, tapi anggota nggak apa-apa. Ya memang ada yang kena tapi lukanya hanya kecil saja," ungkap Arya.

Warga tutup jalan di Borong, Makassar. (Sahrul Alim/detikSulsel)



Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"


(hsr/hsr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork