Makassar Bak Texas Imbas Tren Senjata Mainan Bikin Geram Sana-sini

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 03 Mar 2026 09:15 WIB
Polsek Manggala mengamankan sejumlah remaja yang saling serang menggunakan senjata mainan di Makassar. Foto: (dok. Istimewa)
Makassar -

Suasana malam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini bagaikan 'Texas' imbas tren senjata mainan yang kian menjamur. Jalan-jalan umum kerap dijadikan arena bermain tembak-tembakan hingga dianggap sangat meresahkan masyarakat.

Kondisi itu terjadi beberapa waktu terakhir selama memasuki bulan suci Ramadan. Hampir di setiap sudut kota terlihat remaja hingga orang dewasa keluar rumah dengan menenteng senjata mainannya, terutama setelah tarawih hingga subuh.

Bahkan tidak sedikit yang membentuk kelompok lalu menggelar konvoi keliling kota menggunakan sepeda motor. Mereka mencari lawan untuk beradu tembak-tembakan di jalanan umum hingga membuat arus lalu lintas serasa tiba-tiba mencekam.

Diketahui, Texas memiliki salah satu aturan kepemilikan senjata api paling longgar di Amerika Serikat, dengan kebijakan permitless carry (pembawaan tanpa izin) sejak 2021. Penduduk berusia 21 tahun ke atas dapat membawa senjata api (terbuka/tersembunyi) di sebagian besar tempat publik tanpa izin khusus (LTC).

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin pun dibuat geram dengan fenomena ini. Appi menilai tren tembak-tembakan dengan peluru jeli dan butiran plastik itu sudah berlebihan dan tidak bisa dibiarkan.

"Iya itu saya minta persoalan ini jangan dianggap main-main," ujar Appi kepada wartawan di Balai Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, permainan ini sudah di luar batas kewajaran karena dilakukan dengan saling kejar-kejaran pakai motor. Dia meminta semua pihak melakukan pencegahan.

"Penggunaannya juga kadang-kadang sudah berlebihan, dipakai di atas motor tembak-tembak dari atas motor menurut saya ini persoalan yang tidak bisa dibiarkan, harus semua pihak harus mampu menahan," katanya.

Appi menegaskan permainan ini tidak boleh sekadar untuk bersenang-senang. Kegiatan itu semestinya turut memerhatikan ketertiban umum yang menjadi terganggu karena dilakukan tanpa batasan.

"Bukan cuman fun, tapi persoalannya kalau sudah bisa mencelakakan orang lain, bisa mengganggu ketertiban umum," jelasnya.

Appi mengaku telah mengantensi masalah ini dan berkoordinasi langsung dengan Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana. Appi memastikan pihaknya bersama Polrestabes Makassar akan melakukan penanganan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Kapolrestabes untuk menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya.

Simak Video "Video Teka-teki Senjata yang Disebut Mainan di TKP Ledakan SMAN 72 Jakarta"


(asm/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork