Pria di Makassar Aniaya Tetangga Wanita Usai Data Diri Dipakai Utang Pinjol

Pria di Makassar Aniaya Tetangga Wanita Usai Data Diri Dipakai Utang Pinjol

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Rabu, 25 Feb 2026 18:30 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Foto: Ilustrasi pria aniaya wanita. (Dok. iStock)
Makassar -

Pria berinisial DN (30) menganiaya wanita RN yang merupakan tetangganya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku emosi setelah korban memiliki utang pinjaman online (pinjol) Rp 1 juta dengan menggunakan data pribadinya.

"Unit Jatanras Polrestabes Makassar mengamankan terduga pelaku penganiayaan. Terduga pelaku berinisial DN alias SL," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

Supriadi mengatakan dugaan penganiayaan itu terjadi di wilayah Kecamatan Tallo pada Senin (9/2). Polisi yang melakukan penyelidikan menangkap pelaku di Jalan Indah Makassar pada Kamis (19/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Katim 2 Jatanras Polrestabes Makassar Aiptu Syamfidhar mengatakan, pelaku awalnya membantu korban. Pelaku pun mengizinkan data pribadinya dipakai mengajukan kredit secara online.

"Pinjol korban dan minta ke terduga pelaku dipakai data dirinya," ucap Aiptu Syamfidhar yang dikonfirmasi terpisah.

ADVERTISEMENT

Setelah uang cair, belakangan korban tidak sanggup melunasi tagihan berjalan. Korban disebut memiliki utang Rp 1 juta yang harus dibayar.

"Akhirnya cair dan korban tidak bisa bayar. Menurut terduga pelaku utang pinjolnya itu sebesar Rp 1 juta," lanjut dia.

Di satu sisi, pelaku yang justru mendapat tekanan dan terus ditagih oleh pihak pinjaman online. Korban yang dinilai tidak ada itikad baik melunasi, membuat pelaku tersulut emosi.

"Terduga pelaku ditagih pihak pinjol, jadi pergi ditagih korban. Korban tidak ada uangnya jadi emosi terduga pelaku menendang korban saat sedang mencuci," jelasnya.




(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads