Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di SPBU Daya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kekosongan sejak pagi tadi. SPBU masih menunggu suplai dari Pertamina.
Pantauan detikSulsel, Kamis (25/9/2025), sekitar pukul 11.00 Wita, aktivitas di SPBU Daya tidak seperti biasa. Kali ini kondisinya dalam keadaan lenggang, tidak ada aktivitas pengisian BBM hingga petugas SPBU hanya duduk santai di ruang karyawan.
Pengawas SPBU Daya, Rahmat mengatakan tidak adanya aktivitas di SPBU Daya imbas dari kosongnya stok BBM sejak kemarin. Pihak SPBU masih menunggu mobil tangki tiba membawa stok BBM.
"Pengirimannya (stok BBM) lambat memang. Baru bulan-bulan ini lambat. Kalau tibanya itu (mobil tangki), tergantung biasa pagi, siang atau sore," kata Rahmat di lokasi.
Menurut Rahmat, kekosongan suplai BBM di SPBU-nya baru terjadi. Hal itu membuat SPBU terpaksa tidak melayani pengisian BBM.
"Solar tadi habis ini sekitar jam 9. Kalau Pertalite belum ada masuk sejak hari ini. Kalau kemarin ada. Kita belum tahu kapan datang lagi. Kita tunggu saja," ungkapnya.
Rahmat mengatakan permintaan yang tinggi tidak dibarengi dengan distribusi yang maksimal. Sehingga dampaknya SPBU mengalami kekosongan BBM.
"Tapi SPBU beda-beda, kadang juga cepat datang, kadang juga tidak. Biasa itu karena permintaan juga. Biasa juga karena (mobil tangki) sudah menyuplai ke daerah, tapi mobilnya belum kembali (ke kota). Jadi kurang mobil tangki di sini," bebernya.
SPBU Daya, kata dia biasa menerima pasokan masing-masing 8 kiloliter untuk Pertalite dan Solar. Namun jumlah itu dinilai tidak mencukupi.
"Kalau mau cukup itu 16 kiloliter. Karena kalau 8 kiloliter, siang itu sudah habis. Tidak pernah menyeberang sampai besok," ujarnya.
(ata/sar)