Antrean BBM di Sejumlah SPBU Sulsel Mulai Mengular di Mana-mana

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Sulsel Mulai Mengular di Mana-mana

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 31 Mar 2026 07:00 WIB
Antrean untuk mengisi BBM di SPBU Paleteang Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Antrean untuk mengisi BBM di SPBU Paleteang Kabupaten Pinrang. Foto: (Muhclis Abduh/ detikSulsel)
Makassar -

Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai banyak yang mengular hingga ke jalanan. Antrean bahkan membuat warga menunggu berjam-jam demi mendapatkan BBM.

Kondisi ini sudah mulai terjadi di sejumlah SPBU di Sulsel sebelum Lebaran Idulfiri 1447 Hijriah. Kepadatan kendaraan yang mengisi BBM itu masih terus berlanjut hingga setelah Lebaran.

Di Makassar misalnya, ada banyak SPBU yang kerap terjadi antrean panjang. detikSulsel mencoba memantau sejumlah SPBU di Makassar dan hasilnya masih banyak kendaraan yang mengantre hingga mengular ke jalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SPBU Perintis dekat kawasan Makassar Town Square (M'Tos) salah satunya. Pada Senin (30/3) pukul 12.40 Wita, antrean kendaraan memenuhi areaSPBU hingga ke jalan masuk.

Antrean panjang kendaraan isi BBM di SPBU sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar.Antrean panjang kendaraan isi BBM di SPBU sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. Foto: (Elmayanti/detikSulsel)

Beberapa bus bahkan terlihat tidak mengantre dengan rapi sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan lain. Di sisi kiri, antrean sepeda motor juga cukup padat untuk pembelian pertalite. Sebanyak empat baris antrean pemotor tampak mengular demi mendapatkan BBM jenis pertalite.

ADVERTISEMENT

Bergeser ke SPBU depan Pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas) pukul 13.20 Wita, antrean terbagi dalam beberapa jalur berbeda. Jalur tengah dipenuhi minibus untuk pertalite, sementara truk dan bus mengisi solar di sisi kiri.

Sementara itu, antrean sepeda motor berada di sisi kanan SPBU. Motor terlihat mengular hingga dua baris ke belakang untuk mengisi pertalite.

Kepadatan cukup parah terjadi di SPBU Perintis sebelum gerbang BTP pada pukul 13.30 Wita. Antrean kendaraan roda empat tampak meluber keluar area SPBU sehingga mengganggu arus lalu lintas di sekitar area SPBU.

Jalur pengisian kendaraan roda empat terbagi dua untuk minibus yang mengincar pertalite dan truk untuk solar. Sementara itu, antrean pemotor terlihat jauh lebih padat hingga lima baris ke belakang.

Lanjut ke SPBU depan Polda Sulsel pukul 14.15 Wita, antrean kendaraan roda empat juga terlihat mengular. Truk mendominasi antrean hingga ke pintu masuk SPBU untuk pengisian solar.

Antrean sepeda motor juga tampak memadati area pengisian pertamax. Stok pertalite sedang diisi ulang sehingga banyak pengendara beralih membeli pertamax.

Di jalur lain, antrean kendaraan juga terjadi di SPBU Jalan Urip Sumoharjo-Prof Abdurahman Basalamah. Kendaraan antre hingga pagar SPBU yang akan mengisi pertalite dan solar.

Sebanyak 3 jalur antrean mobil di SPBU ini, 2 jalur di antaranya masing-masing akan mengisi pertalite dan pertamax. Sementara satu jalur lainnya akan mengisi solar.

Sementara itu, kepadatan kendaraan antre BBM juga terjadi di SPBU Jalan Bawakaraeng. Antrean bahkan sampai di badan jalan untuk kendaraan yang akan mengisi solar.

Warga Pinrang Antre BBM gegara Tangki Telat

Selain di Makassar, antrean motor dan mobil untuk mengisi pertalite juga terjadi di jalan poros Pinrang-Enrekang, Senin (30/3). Pengendara motor yang mengantre terlihat kepanasan karena terik matahari.

Sejumlah pengendara motor lainnya memilih berteduh dan meninggalkan motornya tetap pada antrean. Sementara warga yang baru datang memilih putar balik karena panjangnya antrean.

Antrean terpanjang terjadi di jalur pengisian mobil. Jaraknya sekitar 200 meter hingga ke badan jalan. Arus lalu lintas di lokasi terpantau lancar baik dari arah Enrekang maupun dari Pinrang ke Enrekang.

Warga bernama Adnan menduga antrean panjang yang terjadi karena pasokan BBM yang terbatas. Ditambah dengan masih adanya sebagian warga yang hendak balik usia libur lebaran atau baru mudik.

"Ini toh kalau dilihat mungkin karena mulai terbatas ini BBM. Na ditambah sepertinya banyak yang masih suasana arus balik atau misalnya baru mau mudik kan ada juga begitu. Jadi banyak yang mau sementara stok tidak bertambah," paparnya.

Warga Sinjai Antre Sejak Subuh

Warga Sinjai berinisial AT (33) mengatakan terjadi antrean hingga 1 kilometer di SPBU Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, pada Minggu (29/3) pagi. Dia menyebut ada warga yang antre dari subuh.

"Tadi pagi itu pas saya sampai SPBU di Balangnipa antreannya sudah sekitar 1 kilometer. Banyak orang yang antre dari subuh," ujar AT kepada detikSulsel, Minggu (29/3).

Dia mengaku datang ke SPBU Balangnipa sekitar pukul 07.00 Wita dan antrean kendaraan sudah sekitar 1 km. Dia mengatakan antrean kendaraan di SPBU sudah berlangsung sekitar 3 hari sebelum Lebaran.

"Saya beli pertalite 4 liter menunggu 3 jam lebih. Seandainya ada menjual eceran Rp 15 ribu per liter, mending itu saya beli dari pada antrenya berjam-jam," jelasnya.

Warga lainnya, Mauluddin (29) menambahkan, antrean biasanya terjadi mulai pagi hari hingga siang hari. Bahkan ada juga yang membawa kendaraannya ke SPBU untuk antre selepas salat tahajud.

"Antrean di SPBU ini hampir di semua Sinjai terjadi mulai pagi sampai siang. Kemarin, ada teman saya yang bawa motornya ke SPBU pas sudah selesai salat tahajud, karena kalau lambat dia bawa antreannya akan semakin panjang," ucapnya.

Warga di Bone Antre 3 Jam

Antrean kendaraan juga terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Bone. Mulai dari SPBU Jalan Jenderal Ahmad Yani, SPBU Lapawawoi, SPBU Palakka, SPBU Agus Salim, SPBU Jalan Gatot Subroto, SPBU Panyula, SPBU Taccipi, SPBU Lappariaja, dan SPBU Lamuru.

Salah seorang warga Kota Watampone, Didik (27) mengaku kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite. Kendaraan harus antre berjam-jam agar bisa kebagian giliran mengisi BBM di SPBU.

"Susah sekali didapat ini bensin (pertalite). Harus ki antre 2 jam, ada juga tadi antre 3 jam," kata Didik kepada detikSulsel, Minggu (29/3).

Didik mengaku, hampir semua SPBU yang berada di wilayah Kota Watampone dipenuhi antrean kendaraan hingga ke jalan poros. Kondisi ini disebut sudah terjadi sejak 4 hari terakhir.

Antre Panjang di Enrekang Imbas Stok BBM Tipis

Warga di Kabupaten Enrekang menyebur SPBU Massemba di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang atau Jalan Poros Enrekang-Pinrang, Minggu (29/3). SPBU itu merupakan satu-satunya sebelum masuk wilayah kota Enrekang.

"Sejak kemarin itu ramai antrean karena sepertinya stok sedang menipis. Apalagi di Enrekang kota hanya 1 SPBU," kata warga bernama Faisal.

Dia menduga warga juga sepertinya panik dengan isu kelangkaan sehingga mereka hendak mengisi penuh kendaraan mereka. Dengan demikian, mereka bisa punya stok saat BBM habis.

"Ini juga sepertinya disebabkan warga panik karena adanya isu kelangkaan BBM karena dampak perang di timur tengah," bebernya.

Halaman 2 dari 5


Simak Video "Video: Komisi XII DPR Bakal Cari Tahu Penyebab Kelangkaan BBM di SPBU Swasta"
[Gambas:Video 20detik] (asm/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads