BBM Mulai Langka di Bone Jelang Lebaran, Pertalite-Solar Habis di Sejumlah SPBU

BBM Mulai Langka di Bone Jelang Lebaran, Pertalite-Solar Habis di Sejumlah SPBU

Agung Pramono - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 21:36 WIB
SPBU di Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru tampak sepi karena kekosongan pertalite dan solar.
Foto: SPBU di Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru tampak sepi karena kekosongan pertalite dan solar. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mulai terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), jelang hari raya Idul Fitri 2026. Stok Pertalite dan Solar kosong di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pantauan detikSulsel pada Rabu (18/3/2026), di SPBU Kecamatan Lamuru tampak tidak ada antrean baik jalur Pertalite dan Solar. Kekosongan tersebut sudah terjadi sejak siang tadi.

Adapun di SPBU Kecamatan Lappariaja, kekosongan terjadi untuk BBM jenis Solar, sementara Pertalite masih antre hingga pukul 20.00 Wita. Begitu juga di SPBU Taccipi, Kecamatan Ulaweng untuk solar sudah kosong, yang ada hanya Dexlite, dan sempat terjadi antrean panjang pengisian Pertalite saat sore hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda halnya di SPBU Jalan Agus Salim, Watampone antrean kendaraan terlihat didominasi oleh pengendara di Pertamax akibat kosongnya stok Pertalite. Sementara untuk solar sudah habis sejak Selasa (17/3) kemarin.

Salah seorang petugas SPBU di Bone berinisial L menerangkan, untuk BBM jenis Pertalite akan dikirim Pertamina pada Kamis besok. Hanya saja jumlah yang dikirim terbatas.

ADVERTISEMENT

"Ada ji Pertalite masuk besok, tapi hanya 8 ton. Mungkin begitu semua di SPBU, jadi jumlah itu sangat sedikit mungkin dua atau tiga hari habis mi," katanya kepada detikSulsel, Rabu (18/3).

"Kalau untuk solar belum ada kepastian kapan Pertamina akan mengirim. Kita berharap bisa ada pengiriman secepatnya," sambungnya.

Salah seorang warga Desa Mamminasae, Winardi mengatakan untuk SPBU Lamuru saat pagi hari masih antre sampai siang. Antrean tampak dari banyaknya pengendara yang melakukan mudik.

"Dari pagi sampai siang tadi antre. Yang banyak antre dari orang luar daerah yang mungkin melakukan mudik, kalau warga kampung kurang," katanya.

Winardi menerangkan, berdasarkan informasi dari pihak SPBU bahwa BBM jenis Pertalite baru akan masuk malam ini. Sedangkan untuk Solar akan dikirim pekan ini.

"Tapi tadi orang SPBU bilang nanti tengah malam baru datang stok Pertalite, untuk Solar katanya dalam minggu ini. Kami berharap BBM bisa dikirim cepat biar kami tidak ketakutan soal kelangkaan BBM, karena sudah mau waktunya lebaran dan kita mau pergi ziarah kubur di beberapa daerah," sebutnya.

Hal senada juga dialami oleh warga Jalan Pisang, Kota Watampone, Yusuf. Menurutnya kekosongan stok Pertalite membuatnya harus beli BBM non subsidi.

"Pertalite tidak ada sekali di kota (Watampone). Terpaksa kita beli Pertamax, itupun antre juga," keluhnya.

Dia menambahkan, kekosongan BBM di Kota Watampone sudah sering terjadi. Dia menduga ada orang yang menampung BBM sehingga cepat habis.

"Sudah sering mi begini kosong stok BBM di kota. Kayaknya ada yang tampung ini banyak BBM, masa baru dua hari sudah habis," jelasnya.



(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads